Indocement Optimis Pertumbuhan Pasar Semen di Semester II-2021

Oleh : Kormen Barus | Sabtu, 08 Mei 2021 - 21:35 WIB

 Indocement Tunggal Prakarsa
Indocement Tunggal Prakarsa

INDUSTRY.co.id, Jakarta-0PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) optimis pertumbuhan pasar semen di semester II-2021 seiring pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Direktur dan Corporate Secretary Antonius Marcos mengatakan permintaan semen domestik nasional telah mengalami pertumbuhan positif sejak Februari 2021 dan cenderung menguat pada bulan Maret lalu.

"Kami optimis pertumbuhan positif akan terus berlanjut di tahun 2021 ini," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (8/5).

Perseroan lanjut Antonius, memprediksi kenaikan permintaan semen domestik nasional sebesar +5% dari tahun 2020

terutama dari pertumbuhan semen curah pada semester ke-2 yang disebabkan dari beberapa hal seperti nilai budget infrastruktur tahun 2021 yang kembali berada pada kisaran sebelum masa pandemi COVID-19, proyek-proyek komersial dan perumahan baru yang akan mulai dari tender-tender yang sedang berlangsung saat ini.

Selain itu, pembentukan sovereign wealth funds (SWF) yang akan menarik investasi untuk proyek-proyek infrastruktur utama dan kemudian efek berkelanjutan dari proyek infrastruktur tersebut yang akan mendorong pembanganun konstruksi zona industri dan pabrik di daerah sekitar.

"Kami juga meyambut baik instruksi Kementerian Pekerjaan Umum Republik dan Perumahan RakyatRepublik Indonesia untuk penggunaan Semen Hijau (beton) dalam proyek-proyek Infrastruktur dan pemerintah lainnya," terangnya.

Ditambahkan, Indocement tentunya siap memproduksi dan memasok produk Semen Hijau tersebut baik dalam bentuk pasokan produk PCC, Duracem-Slag Cement dan juga jenis semen yang terbaru yaitu Semen Hidraulik yang sama tangguhnya dengan semen OPC yang sudah dikenal saat ini.

Terkait kinerja, pangsa pasar Indocement untuk periode kuartal I-2021 berada di tingkat 25,9%. Pertumbuhan pangsa pasar pada periode ini berada di luar Jawa dari 15,1% menjadi 16,1% didukung terutama telah beroperasinya secara optimal dua terminal perseroan di Pulau Sumatera dan satu floating terminal di Konawe, Sulawesi Tenggara yang secara efisien menopang pertumbuhan permintaan semen di daerah tersebut.

Tercatat pada kuartal I-2021 total volume penjualan bertumbuh 5,5% menjadi Rp4,21 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp3,99 triliun didukung peningkatan volume domestik 3,7% atau senilai Rp4,11 triliun dan juga volume ekspor sebesar Rp95 miliar atau melonjak 344,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp21 miliar.

Adapun hingga kuartal I-2021 perseroan membukukan pendapatan bersih mencapai Rp3,43 triliun dengan laba periode berjalan senilai Rp351,3 miliar.

Indocement merupakan salah satu produsen semen terbesar di Indonesia. Saat ini perseroan dan entitas anaknya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap-pakai, serta tambang agregat dan trass.

 

Perseroan memiliki 13 pabrik dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 24,9 juta ton semen. Sepuluh pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat serta dua pabrik di Kompleks Pabrik Cirebon, Cirebon, Jawa Barat dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Danrem 174 ATW Brigjen TNI Reza Pahlevi

Kamis, 19 Mei 2022 - 04:45 WIB

Danrem 174 ATW Brigjen TNI Reza Pahlevi Pimpin Serah Terima Komandan Kodim 1710/Mimika

Acara serah terima Komandan Kodim 1710/Mimika dari pejabat lama Letkol Infanteri Yoga Cahya Prasetya kepada pejabat baru Letkol Infanteri Dedy Dwi Cahyadi dipimpin langsung oleh Danrem 174/ATW…

KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman

Kamis, 19 Mei 2022 - 04:00 WIB

KASAD Jend TNI Dudung Abdurachman Tinjau TNI AD Manunggal Air di Pemukiman Eks Timor Timur

Program TNI AD Manunggal Air terus mendapat perhatian Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), terutama di wilayah yang warganya kesulitan mendapatkan air. Itulah mengapa, Jenderal TNI Dudung Abdurachman…

Dirjen PKH Nasrullah mendampingi Mentan SYL saat penyerahan bantuan hadapi PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:58 WIB

Kendalikan PMK, Kementan Kirim Obat-Obatan dan APD ke Beberapa Wilayah

Dalam upaya melakukan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Kementerian Pertanian (Kementan) gerak cepat mengirimkan logistik kesehatan berupa Vitamin, Antibiotik, Antipiretik,…

Exabytes Indonesia

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:33 WIB

47% Sudah Go Digital, Exabytes Indonesia Ajak Pelaku UMKM Transisi Bisnis ke Online

Perkembangan industri 4.0 dan transformasi digital saat ini menjadi kunci utama bergeraknya UMKM. Seiring dengan tantangan yang semakin berat dan pasca masa pandemi kemarin, tiga persoalan UMKM…

Petugas antisipasi penyebaran PMK

Rabu, 18 Mei 2022 - 22:21 WIB

Mentan SYL Optimis PMK Dapat Diatasi Segera

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengaku optimis penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) dapat dikendalikan secara cepat.