INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kabar duka menyelimuti keluarga Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto. Ayahanda Menperin, Hartato Sastrosoenarto meninggal dunia pada hari minggu 14 Mei 2017, pukul. 21.32 WIB di Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk.
Kabar ini dibenarkan oleh Humas Kementerian.
"Ya, Bapak Hartarto Sastrosoenarto meninggal dunia pada minggu malam di rumah sakit Siloam Kebon Jeruk," ungkap Humas Kemenperin yang dihubungi INDUSTRY.co.id di Jakarta (15/5/2017).
Almarhum merupakan mantan Menteri Perindustrian periode tahun 1983-1993, dan mantan Menteri Koordinator Bidang Produksi dan Distribusi Indonesia periode 1993-1999.
Hartarto Sastrosoenarto telah menjadi seseorang yang menggeluti dunia industri mulai dekade 1960-an. Berawal menjadi Koordinator Teknik Proyek Perluasan Pabrik Kertas Leces, Probolinggo lalu menjadi direkturnya. Pada periode 1964-1965, dia diangkat menjadi Direktur Badan Pimpinan Umum (BPU) Pulp dan Kertas. Selanjutnya, ia menjabat posisi Asisten I Kopel PN Industri Kimia menjadi miliknya. Pada 1968 ia lalu menjadi kepala dnas produksi pada Dirjen Perindustrian Kimia Departemen Perindustrian.
Pada 1973, pria bersuara bariton ini ditarik menjadi direktur pembinaan pada Ditjen Pembinaan Industri Kimia. Dua tahun berikutnya, dia diangkat menjadi Direktur Industri Silikat. Kariernya makin melejit saat jabatan Dirjen Industri Kimia dipegangnya pada 1979 sampai kemudian diangkat jadi Menteri Perindustrian Indonesia pada tahun 1983.
Sebagai menteri, ia sangat menentang ekspor bahan mentah dan mendesak agar Indonesia hanya boleh mengekspor hasil olahan. Hal ini didasarkan dengan pengalaman saat zaman kolonial, VOC memiskinkan Indonesia dengan mengekspor bahan mentah.
Sementara itu, jenazah akan disemayamkan di Rumah Duka, Jalan Tirtayasa VII No. 34-36 Jakarta Selatan dan akan dimakamkan di Pemakaman San Diego Hills pada Senin, 15 Mei 2017 Pkl. 15.00 WIB.