Pos Indonesia Mulai Sasar Pesantren Sebagai Agen Pos Dengan Target Mencapai 10.000 Pesantren di Bulan Juni

Oleh : Hariyanto | Selasa, 20 April 2021 - 09:37 WIB

Agen Pos Indonesia
Agen Pos Indonesia

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Pos Indonesia (Persero) berkomitmen mendukung program pemerintah dalam membangun ekonomi berbasis kerakyatan, melalui program kerja sama pendirian Agen Pos di pesantren.

Program ini telah mulai diterapkan di Jawa Timur sebagai pilot project dan akan dikembangkan ke seluruh Indonesia. Soft launching program Agen Pos di pesantren telah dilakukan di Pondok Pesantren Nurul Islam, Jember, Jawa Timur, pada Jumat (16/4/2021) lalu.

Menurut Vice President Product Management dan Marketing PT Pos Indonesia (Persero) Makky M. Makmur, launching di Pesantren Nurul Islam ini menandakan telah dimulainya program pemberdayaan ekonomi kerakyatan di pesantren.

Pos Indonesia menggandeng pesantren sebagai  mitra Agen Pos. Berbagai layanan Pos, nantinya bisa digarap di pesantren.

"Program ini digagas sebagai dukungan terhadap pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan. Bagaimana mendorong para santri di pesantren yang mempunyai jiwa entrepreneurship untuk berwirausaha," kata Makky yang dikutip INDUSTRY.co.id, Selasa (20/4/2021).

Tak hanya soal pengembangan ekonomi pesantren, para santri juga bisa belajar sejak dini tentang kewirausahaan melalui kemitraan dengan Pos Indonesia. Sehingga ketika lulus kelak, para santri memiliki bekal kewirausahaan untuk dikembangkan di daerahnya masing-masing.

Agen Pos sendiri, adalah konsep pengembangan jaringan yang dilakukan Pos Indonesia. Agen Pos membuka peluang bermitra dengan semua elemen masyarakat. Agen Pos telah dikembangkan Pos Indonesia sejak beberapa tahun lalu dan mendapat respons luar biasa dari masyarakat.

Makky menegaskan, untuk tahap awal, PT Pos Indonesia (Persero) mengembangkan program Agen Pos di lingkungan pesantren di wilayah Jawa Timur. Hingga Juni 2021 mendatang, Pos Indonesia menargetkan bisa memiliki 1.000 Agen Pos di pesantren. Sementara secara nasional, pihaknya menargetkan bisa terhubung dengan 10.000 pesantren.

"Selain di Jawa Timur, program ini juga akan kami kembangkan di daerah lainnya. Secara potensi cukup besar. Di Indonesia, diperkirakan ada lebih dari 30.000 pesantren yang tersebar di pelosok negeri. Kami berharap, ini juga bisa memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan Pos Indonesia," ungkapnya.

Layanan yang bisa digarap Agen Pos cukup banyak. Mulai dari pengiriman barang, pengiriman uang, transaksi pembayaran, kiriman internasional, dan lainnya melalui Q9, Qcomm, Pos Express, Kilat Khusus, Express Mail Service (EMS). Termasuk penjualan benda Pos, diantaranya perangko, materai serta benda pos lainnya.

Makky menjelaskan, untuk menjadi Agen Pos di pesantren, syarat yang dipenuhi cukup mudah. Seperti bukti akta badan hukum pesantren, memiliki tempat memadai, dan lainnya. Pesantren yang berminat mengembangkan program ini, bisa menghubungi Kantor Pos terdekat.

Selain menyasar pesantren, pihaknya juga bakal membidik komunitas lainnya untuk pengembangan Agen Pos ini. Melalui terobosan ini, Pos Indonesia berharap akan memperluas market share bisnis kiriman di Indonesia. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dialog Nasional bertema Kiprah 17 Tahun Obat Modern Asli Indonesia Fitofarmaka, yang digelar Tempo Media Group, Kamis (24/6/2021) secara daring (Dok: Industry.co.id)

Jumat, 25 Juni 2021 - 11:45 WIB

Kemenkes Ajak Masyarakat Konsumsi Obat Herbal Indonesia Tuk Tingkatkan Imun Tubuh

Beberapa pekan terakhir ini Indonesia mengalami lonjakan kasus Covid-19. Tidak heran jika pemerintah pun kini kembali mengambil kebijakan dengan memperketat aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan…

Anies Baswedan Apresiasi Kontribusi Bank DKI Untuk Bangkitnya Ekonomi DKI Jakarta

Jumat, 25 Juni 2021 - 11:32 WIB

Bank DKI Punya Kontribusi Besar untuk Bangkitnya Ekonomi DKI Jakarta, Gubernur Anies Baswedan: Saya Sampaikan Apresiasi dan Bangga

Jakarta-Ditengah kondisi pandemi Covid yang masih menyelimuti DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan memberikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang mengikuti dan mendukung…

Ilustrasi UMKM Go Digital (Ist)

Jumat, 25 Juni 2021 - 11:30 WIB

Investasi Teknologi Digital Tumbuh 17,1 Persen, UKM di Asia Tenggara Bisa Capai Keunggulan Kompetitif

Lanskap bisnis digital yang berkembang di kawasan Asia Pasifik melihat tren operasi bergerak ke teknologi komputasi awan (cloud). Perusahaan mengumpulkan sejumlah besar data yang memerlukan…

PT Erajaya Swasembada, Tbk

Jumat, 25 Juni 2021 - 11:25 WIB

Meski Masih Pandemi, Erajaya Group Justru Tambah Sebanyak 14 Outlet Ritel di 13 Kota

Erajaya Group secara serentak membuka dan meresmikan 14 outlet ritel, yaitu: 3 outlet Erafone Megastore, 6 outlet Erafone Store, 2 outlet Erafone Cloud Retail Partner, 1 outlet iBox Store, dan…

Pengguna Sepeda

Jumat, 25 Juni 2021 - 11:11 WIB

Allianz Berikan Perlindungan Bagi Pengguna Sepeda dan Motor

Aktivitas olahraga outdoor menjadi pilihan yang makin digemari berbagai kalangan, khususnya didorong oleh situasi pandemi yang membuat masyarakat harus menjaga kebugaran tubuh sembari selalu…