Gandeng Pemkot Solo, Kemenperin Bakal Lebih Banyak Ciptakan Tenaga Kerja Kompeten di Sektor TPT

Oleh : Ridwan | Senin, 29 Maret 2021 - 21:50 WIB

Kepala BPSDMI Arus Gunawan beserta jajaran Eselon II melakukan pertemuan dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka
Kepala BPSDMI Arus Gunawan beserta jajaran Eselon II melakukan pertemuan dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka

INDUSTRY.co.id - Solo - Kementerian Perindustrian melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) meningkatkan kerja sama dengan Pemerintah Kota Solo dalam upaya pengembangan Solo Technopark. 

Langkah strategis ini juga menjawab tingginya permintaan tenaga kerja pada industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di seluruh wilayah Indonesia, khususnya Jawa Tengah.

"Perpanjangan kerja sama ini untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM industri, khususnya di sektor industri TPT melalui pengembangan Akademi Komunitas (AK) Tekstil Solo yang berada di bawah binaan BPSDMI Kemenperin dan berlokasi di kompleks Solo Technopark," kata Kepala BPSDMI Kemenperin Arus Gunawan di Jakarta, Senin (29/3).

Beberapa waktu lalu, Kepala BPSDMI Arus Gunawan beserta jajaran Eselon II melakukan pertemuan dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. 

"Selama ini kita telah bekerja sama dengan Pemkot Solo, sehingga sekarang perlu meningkatkan kerja sama tersebut," ujar Arus.

Kepala BPSDMI optimistis, dengan tenaga kerja yang kompeten, industri TPT di tanah air akan semakin berdaya saing. Sektor ini bakal berperan penting dalam memberikan kontribusi yang signfikan bagi perekonomian nasional.

Kemenperin mencatat, kinerja ekspor industri pakaian jadi sepanjang tahun 2020 mencapai USD7,04 miliar. Sektor industri tekstil mampu memberikan kontribusi sebesar 6,76 persen pada PDB industri pengolahan nonmigas di tahun lalu.

Arus menjelaskan, AK-Tekstil Solo merupakan salah satu unit pendidikan milik Kemenperin yang menyelenggarakan program pendidikan setara Diploma II dan terdiri dari tiga program studi, yakni Teknik Pembuatan Benang, Teknik Pembuatan Kain dan Teknik Pembuatan Garmen. 

Hingga saat ini, AK-Tekstil Solo telah meluluskan lebih dari 1.000 mahasiswa, dengan total sebanyak 300 lulusan setiap tahunnya. Bahkan, 100% dari lulusan tersebut langsung terserap kerja di perusahaan-perusahaan tekstil besar yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, seperti PT. Pan Brothers, PT. Mataram Tunggal Garmen, dan PT. Sritex, Tbk.

"AK-Tekstil Solo telah menjadi pelopor pendidikan vokasi yang menjadi rujukan, karena membangun kolaborasi yang baik antara lembaga pendidikan dan industri. Artinya, AK-Tekstil Solo mampu memasok tenaga kerja terampil yang sesuai dengan kebutuhan industri TPT saat ini," jelasnya.

"Hal tersebut tidak luput karena adanya penyelenggaraan program unggulan BPSDMI, yakni link and match dengan pelaku industri yang mengintegrasikan kurikulum pendidikan di kampus dengan pendidikan industri sehingga proses pembelajaran dapat berjalan efektif dan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri serta siap bekerja langsung di industri," imbuhnya.

Pemilihan Kota Solo sebagai lokasi pendirian unit pendidikan Kemenperin ini juga tidak terlepas dari ikon kota Surakarta yang telah dikenal sebagai sentra tekstil di Indonesia, khususnya industri batik. 

"Ke depannya, kerja sama ini akan dibicarakan lagi demi tumbuhnya dunia industri di Solo. Saya berharap semoga AK-Tekstil dan Solo Technopark bisa tumbuh untuk supply chain dari industri," terang Arus.

Dalam pertemuan, kedua belah pihak juga telah sepakat untuk membahas lebih lanjut secara lebih detail mengenai rencana kerja sama ini. "Setelah ini masih ada pertemuan lanjutan," ungkap Gibran ketika memberi penjelasan kepada wartawan usai pertemuan berakhir.

Sebelumnya, Kemenperin telah menjalin kerja sama dengan Solo Technopark milik Pemkot Surakarta beserta Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Tengah dalam rangka pendirian AK-Tekstil Solo pada akhir tahun 2015 yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 26 Januari 2016.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU

Rabu, 23 Juni 2021 - 05:00 WIB

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Tinjau Isolasi Terpusat OTG dan Kelurahan Rorotan Cilincing

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.I.P., bersama Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU. dan Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., meninjau isolasi terpusat…

Prajurit Batalyon Infanteri 5 Marinir

Rabu, 23 Juni 2021 - 04:30 WIB

Jaga Fisik Tetap Prima, Prajurit Yonif 5 Marinir Surabaya Laksanakan Lari Siang

Dalam rangka membina fisik agar tetap prima, prajurit Batalyon Infanteri 5 Marinir melaksanakan lari siang di Kesatrian Marinir Soeroto II Ujung, Semampir, Surabaya, Jawa Timur. Selasa (22/06/2021).

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU

Rabu, 23 Juni 2021 - 04:00 WIB

Panglima TNI Marsekal Hasdi Tinjau Posko PPKM Mikro di Cilodong Depok

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU. dan Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. meninjau pelaksanaan…

Hengky Kurniawan selaku Plt Bupati Bandung Barat

Selasa, 22 Juni 2021 - 22:29 WIB

Covid Menggila, Le Minerale Ajak Masyarakat Bandung Barat Patuhi Protokol Kesehatan

Kabupaten Bandung Barat kembali merayakan HUT Bandung Barat Berkah (HUT KBB) Ke-14 yang digelar secara virtual pada tahun ini. Pada perayaan HUT KBB Ke-14 yang terselenggara di 19 Juni 2021,…

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memperhatikan AWR

Selasa, 22 Juni 2021 - 21:38 WIB

Kunjungi AWR di Kementan, Komisi IV Sebut Keren dan Kagum

Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari mengaku kagum dengan pemanfaatan teknologi di Agriculture War Room (AWR) Kementerian Pertanian (Kementan). Pasalnya, melalui AWR monitoring…