INDUSTRY.co.id - Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku senang menerima Buku Ikonografi dan Wayfinding Transportasi dari Forum Diskusi Transportasi Jakarta saat melintas di Terowongan Kendal, Jakarta tadi malam.

"Senang sekali menerima Buku Panduan Ikonografi dan Wayfinding Transportasi Jakarta hasil karya kolaborasi teman-teman Forum Diskusi Transportasi Jakarta (FDTJ) dan Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) Indonesia di Terowongan Kendal semalam," kata Anies, dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari jejaring akun sosial media miliknya Kamis malam (25/3/2021).

Dalam unggahannya, Anies menjelaskan bahwa Jakarta adalah kota global, maka diperlukan sistem penunjuk arah (wayfinding) yang berstandar global pula untuk memudahkan tamu-tamu yang datang ke Jakarta baik dari nusantara maupun seluruh dunia.

Hal tersebut, untuk menyempurnakan integrasi transportasi publik Jakarta.

"JakLingko membutuhkan wayfinding dengan informasi yg lengkap dan mudah dibaca. Wayfinding modern dan baru di halte dan trotoar yang telah direvitalisasi di Jakarta adalah hasil rancangan mereka," jelas Anies.

Dirinya menyampaikan terima kasih atas inisiatif anak-anak muda di FDTJ dan ITDP dalam merancang panduan / standar Wayfinding untuk kota Jakarta. 

"Kini bagian kami di Pemprov DKI Jakarta untuk membantu mengamplifikasi dan meregulasikannya," papar Anies.

"Inilah kota kolaborasi, City 4.0 sebenarnya. Warga ikut mewarnai kota sebagai co-creator, dan pemerintah terbuka terhadap input dan berperan sebagai kolaborator," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan Anies tersebut telah menuai apresiasi dari masyaralat.

"Luar biasa pak Anies Baswedan. Satu kata SALUT...!!!," papar Abdi Syah.

"Masya Alloh. Tiap saat penuh dengan prestasi dan inovasi. Pak Anies Keren. Sehat terus pak Anies. Aamiin," sebut Endah Fitriawati.

"Gubernurnya dan warganya keren dan luar biasa deh DKI...Sehat sehat ya, pak Anies Baswedan dan tetap semangat memimpin Jakarta keren..," imbuh Mahalia.

"Mantap Pak Anies Era sekarang pemerintah harus banyak Kolaborasi dan input dari LSM atau lembaga serta masyarakat untuk jakarta yg lebih baik, menuju Indonesia yg full manfaat tuk bangsanya," tandas Eko Apriyanto.