INDUSTRY.co.id - Bom berdaya ledak tinggi yang ditemukan polisi di Bintarajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, Sabtu sore, rencananya akan diledakkan di Istana Merdeka saat serah terima jaga Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).
"Bom itu sedang dipersiapkan oleh tiga orang terduga teroris bernama NS, AS dan seorang perempuan DN," kata Kasubag Humas Polrestro Bekasi Kota AKP Erna Ruswing di Bekasi, Sabtu (10/11)
Menurut AKP Erna Ruswing, keterangan itu diperoleh dari para tersangka usai ditangkap petugas di sejumlah lokasi berbeda, Sabtu sore.
DN(26) warga Jatimulya RT18 RW06 Desa Bakung Lor, Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, ditangkap polisi di lokasi persembunyiannya sebuah kontrakan bertempat di Jalan Raya Bintarajaya 8 RT4 RW9, Kelurahan Bintarajaya, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pukul 16.00 WIB.
"DN tinggal di kontrakan milik Opung Mangun dan yang bersangkutan baru mengontrak selama lima hari," katanya.
DN diketahui akan berperan sebagai pelaku peledakan bom di Istana berdasarkan "surat wasiat" yang dititipkannya kepada keluarga.
"Bom aktif yang terdapat di lokasi itu merupakan bom yang akan diledakkan oleh seorang pengantin perempuan," katanya. (
Kadivhumas Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar juga tidak membantahnya.
"Iya, rencana di Jakarta, objek vital negara," kata Boy.
Untuk diketahui, pergantian jaga Paspampres biasa dilakukan pada Minggu kedua setiap bulan. Prosesi tersebut dilakukan secara terbuka dan masyarakat bisa mendekat ke Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Hrb)