INDUSTRY.co.id - Bom yang diamankan di Bintara Jaya, Bekasi, Jawa Barat hingga kini masih dalam proses peninjanakan.
Lamanya proses penjinakan yang dilakukan Tim Gegana dan Tim Densus 88 Mabes Polri, karena ukuran bom cukup besar, sekitar 3 Kilogram.
Kapolresta Bekasi Kota Kombes Pol. Umar S Fana kepada Rmol.co mengatakan tim masih mempertimbangkan apakah bom tersebut akan diledakkan di lokasi, atau akan dibawa ke Mako Brimob.
Tapi, mengingat bom berukuran cukup besar dan status aktif, kemingkunan akan diledakkan di tempat.
Kombes Umar mengungkapkan, Polresta Bekasi yang bertindak sebagai pembackup dalam operasi ini, telah melakukan sterilisasi TKP hingga 300 meter, dan sekarang diperluas lagi hingga 500 meter.
"Informasi yang diperoleh, bom itu memiliki ledakan di ruang terbuka hingga 300 meter," ujarnya.
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Martinus Sitompul membenarkan adanya penangkapan tiga terduga teroris di rumah indekos di Jalan Bintara Jaya VIII, Bekasi, Jawa Barat, sekitar pukul 15.40 WIB.
"Benar, pada Sabtu, sekitar pukul 15.40 WIB, telah dilakukan penangkapan kepada tiga orang, dua laki-laki dan satu perempuan," kata Martinus yang dikonfirmasi Antara di Jakarta, Sabtu petang.
Tiga orang yang ditangkap itu, antara lain berinisial NS, AS (laki-laki), dan DYN (perempuan).
"Ditemukan bom jadi di dalam kamar yang tersimpan di dalam ransel hitam. Rencananya bom tersebut akan diledakkan di Istana Negara pada saat serah terima jaga Paspampres. Saat ini masih dilakukan pengembangan lebih lanjut," kata Martinus. (Hrb)