Wow, Hutan dan Mangrove RI Simpan 75% Karbon Dunia! Luhut: Ini Bisa Kita Perjualbelikan...

Oleh : Candra Mata | Rabu, 03 Maret 2021 - 16:15 WIB

Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan
Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan

INDUSTRY.co.id - Banten, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut B. Pandjaitan meengaskan bahwa Indonesia memiliki luas hutan mangrove sebesar 3,31 juta hektar dan ini merupakan 20 persen dari luas mangrove dunia. 

Namun, sebut Luhut, teridentifikasi 600.000 hektar diantaranya kritis. Untuk itu, target rehabilitasi mangrove pertahun adalah seluas 150 ribu hektar dan program ini merupakan yang terbesar di dunia. 

“Simbolis penanaman mangrove ini menandakan bahwa mulai hari ini kita semua harus bergerak cepat untuk mengejar target rehabilitasi mangrove tahun ini seluas 150 ribu hektar,” tegasnya seperti dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari keterangan resminya pada Rabu (3/3/2021).

Dikatakan lebih lanjut, mangrove ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia, terutama melindungi dari dampak perubahan iklim. 

Tak hanya itu, mangrove juga dapat menahan ombak besar karena angin kencang dan tsunami. 

Mangrove juga memiliki potensi penyimpanan karbon yang besar dan dapat diperjualbelikan. 

Kawasan Mangrove juga dapat dinanfaatkan melalui pengembangan ekominawisata. 

Produk mangrove pun dapat diolah untuk dikonsumsi ataupun dijual sehingga dapat menambah pendapatan masyarakat.

Kelebihan mangrove lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia adalah kemampuannya untuk menyerap dan menyimpan karbon 4 kali lebih besar dari hutan tropis lainnya. 

“Hutan di Indonesia termasuk mangrove mampu menyimpan karbon sekitar 75% dari rata-rata simpanan karbon dunia," ucap Luhut.

"Dan itu bisa kita perjualbelikan untuk meningkatkan pendapatan negara, asalkan mangrove ini dijaga dengan baik” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan Kick Off penanaman mangrove ini berada di kawasan Hutan Lindung, tepatnya di wilayah KPH Banten, BKPH Serang, RPH Tangerang. 

Kawasan ini memiliki luas ± 168 Hektar, dan dikelola oleh Perum Perhutani, bersama kelompok binaan Perhutani dan LMDH Tanjung Tapas Jaya.

Adapun selain Luhut, turut hadir dalam acara kick off penanaman mangrove ini diantaranya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Hartono dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prajurit Resimen Bantuan Tempur 1

Minggu, 09 Mei 2021 - 05:30 WIB

Prajurit Menbanpur 1 Mar Berbuka 650 Takjil Sebagai Berkah Ramadhan

Dalam rangka berbagi kebaikan dalam Bulan Ramadhan ini, Prajurit Resimen Bantuan Tempur 1 Marinir (Menbanpur 1 Mar) membagikan takjil dan hidangan nasi kotak untuk berbuka puasa kepada Yayasan…

Nicholas Youwe

Minggu, 09 Mei 2021 - 05:00 WIB

Nicholas Youwe: Veronica Koman Anda Tidak Punya Hak Bicara Masalah Papu

Nicholas Youwe mengatakan, dalam kondisi sekarang sudah tidak ada lagi keraguan dari Pemerintah Republik Indonesia didalam membangun Papua. Karena itu, berbagai pihak yang selaku memprovokasi…

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB)

Minggu, 09 Mei 2021 - 04:00 WIB

Pimpinan Kelompok Teroris OPM Tega Tipu Keluarga Sendiri

Kejahatan Kelompok teroris Organisasi Papua Merdeka (OPM) dinilai sudah dikenal sejak lama. Mulai dari membunuh guru, membantai warga, hingga membakar sekolah tempat anak-anak Papua belajar…

Ilustrasi Perumahan

Minggu, 09 Mei 2021 - 03:45 WIB

Tahu Kah Kamu! 70 Persen Milenial Lebih Pilih Beli Rumah Daripada Apartemen

Berdasarkan data portal properti Lamudi.co.id, sepanjang kuartal pertama 2021 ternyata 70 persen milenial lebih tertarik untuk membeli rumah daripada apartemen melalui daring. Rentan umur milenial…

Ketum KADIN Rosan P Roeslani

Minggu, 09 Mei 2021 - 03:05 WIB

Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Pekan Depan, Ketum Kadin Rosan: Ini Momentum Kendalikan Pandemi Covid-19

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani mengatakan vaksinasi gotong royong akan dimulai pada pekan depan.