INDUSTRY.co.id - TANGERANG - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasmita menegaskan para penerima Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026 diharapkan mampu menjadi representasi unggulan Indonesia di ekosistem halal global.
Hal tersebut disampaikan Menperin pada malam penganugerahan IHYA 2026 di ICE BSD Tangerang, Kamis (24/9).
"IHYA bukan sekadar ajang penghargaan tahunan, melainkan sarana strategis untuk memperkuat diplomasi serta memperluas jejaring kolaborasi industri halal nasional di kancah internasional. Para penerima penghargaan IHYA diharapkan mampu tampil sebagai etalase sekaligus representasi unggulan Indonesia dalam ekosistem halal global," tegas Agus Gumiwang.
Menperin mengungkapkan, Kementerian Perindustrian melalui Pusat Industri Halal berkomitmen penuh menjalankan program pengembangan industri halal nasional, mulai dari penyusunan kebijakan teknis, penguatan infrastruktur, pengembangan SDM, fasilitasi sertifikasi, hingga promosi dan kerja sama.
Saat ini, Kemenperin telah memiliki 22 Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), 15 diantaranya merupakan LPH utama dengan cakupan nasional dan internasional. Selain itu terdapat 4 Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), 5 Lembaga Pelaksana Pelatihan Halal, dan 3 Lembaga Sertifikasi Profesi SDM halal.
Sepanjang 2026, Kemenperin telah memfasilitasi sertifikasi halal bagi 12.171 industri kecil.
Penyelenggaraan IHYA tahun ini mencatat tren positif dengan jumlah pendaftar mencapai 1.091 peserta, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Setelah melalui seleksi ketat, terpilih 23 entitas terbaik sebagai penerima IHYA 2026.
Tahun ini IHYA menghadirkan dua kategori baru, yakni Institusi Pendidikan Tinggi Pendukung Industri Terbaik dan Lembaga Pengelola Sentra IKM Pendukung Industri Terbaik.