Hadir di Maluku Utara, Kawasan Berikat Diperuntukan Untuk Tiga Perusahaan Ini

Oleh : Hariyanto | Rabu, 03 Maret 2021 - 11:19 WIB

Peresmian kawasan berikat di Malut
Peresmian kawasan berikat di Malut

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) dan Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku meresmikan hadirnya Kawasan Berikat di Malut, tepatnya di Kawasi, Halmahera Selatan. 

Peresmian kawasan berikat ini diperuntukkan kepada PT Megah Surya Pertiwi, PT Halmahera Persada Lygend dan PT Halmahera Jaya Feronikel. 

Ketiga perusahaan ini berada di bawah payung Harita Nickel yang beroperasi di Pulau Obi. Peresmian dilakukan di Kantor Bea Cukai Ternate pada Selasa, 2 Maret 2021.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Bambang Hermawan mengungkapkan, dengan adanya kawasan berikat, diharapkan pertumbuhan ekonomi Malut dapat lebih meningkat, khususnya dari sisi ekspor. 

“Kawasan Berikat Harita Nickel ini hadir di Malut dan semoga akan terus berlanjut ke kawasan berikat lainnya. Kehadiran kawasan berikat ini menunjukkan bahwa Malut adalah tempat untuk investasi. Kami siap memberi kemudahan-kemudahan kepada investasi yang baik. Ini tidak boleh terhenti sampai di sini dan harus memicu investasi lainnya,” ungkap Bambang.

Perwakilan Manajemen Harita Nickel Donald Hermanus menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Daerah dan juga Bea Cukai atas dukungan yang diberikan selama ini. Peresmian kawasan berikat ini merupakan kepercayaan kepada Harita Nickel dan akan menjaga kepercayaan tersebut dengan mengikuti aturan yang berlaku. 

“Kawasan berikat ini akan sangat bermanfaat bagi kami yang berinvestasi di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Malut. Semoga sumbangsih perusahaan semakin meningkat dan memberi manfaat positif kepada semua pihak, Pemerintah, masyarakat dan juga perusahaan. Terimakasih kepada semua pihak yang telah dan terus mendukung Harita Nickel dalam turut membangun Maluku Utara, khususnya Halmahera Selatan,” tegas Donald.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku Erwin Situmorang saat meresmikan kawasan berikat 3 perusahaan hilirisasi nikel tersebut mengungkapkan, kawasan berikat ini akan meningkatkan investasi. Kesejahteraan hanya dapat meningkat dengan adanya investasi. Semoga dengan semakin banyaknya investasi dapat meningkatkan lapangan kerja dan kesejahteraan.

“Tujuan kami adalah memudahkan investasi. Kawasan berikat ini merupakan kolaborasi dari Bea Cukai dan Pajak yang akan memudahkan penerima fasilitas. Kami sangat mengapresiasi Harita yang telah mau berinvestasi di Malut. Kolaborasi ini sangat menguntungkan semua pihak,” jelas Erwin yang menjamin kawasan berikat akan memberi banyak kemudahan investasi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

VIDIA Penyelenggara Sertifikat Elektronik

Rabu, 21 April 2021 - 18:00 WIB

Penyelenggara Sertifikat Elektronik Sediakan Dokumen Digital Terpercaya melalui Tanda Tangan Elektronik

PT Indonesia Digital Identity (VIDA) menjadi perusahaan Penyelenggara Sertifikat Elektronik pertama di Indonesia yang terdaftar sebagai penyedia layanan tanda tangan elektronik yang aman dan…

Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Arcandra Tahar

Rabu, 21 April 2021 - 17:15 WIB

Arcandra Tahar Sebut PGN Punya Peran Penting Ambil Peluang Optimalkan Kebutuhan LNG Dunia yang Semakin Membesar

Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Arcandra Tahar mengungkapkan, PGN memiliki posisi strategis dalam penyediaan energi yang ramah lingkungan dan efisien di dalam negeri. Dijelaskan…

KSPI

Rabu, 21 April 2021 - 17:00 WIB

Buruh Desak MK Batalkan UU Cipta Kerja

Mahkamah Konstitusi menggelar sidang pendahuluan uji formil judicial review UU Cipta Kerja, Rabu (21/4/2021). Uji formil ini dimohonkan oleh Riden Hatam Aziz dan kawan-kawan, yang merupakan…

Pelayanan Rapid Antigen di Rest GT Gunung Sugih, Ruas Bakauheni - Terbanggi Besar

Rabu, 21 April 2021 - 17:00 WIB

Hutama Karya Tingkatkan Pelayanan Test Rapid Antigen Sepanjang Masa Pamdemi

Dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19 di tengah momen Ramadhan tahun 2021 ini, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) selaku pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tetap melakukan…

Presiden Joko Widodo saat meninjau kawasan industri terpadu Batang

Rabu, 21 April 2021 - 16:45 WIB

Goks! Presiden Jokowi Sebut Pabrik Kaca Terbesar di Asia Tenggara Bakal Segera Dibangun di KIT Batang

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa sebanyak 450 dari 4.300 hektare lahan di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah, telah siap dipakai. Sehingga para investor dapat…