Sambut Musim Tanam, Pupuk Indonesia Perkuat Stok Pupuk di Gudang Kabupaten

Oleh : Herry Barus | Senin, 25 Januari 2021 - 09:00 WIB

Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia (Persero) Gusrizal
Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia (Persero) Gusrizal

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dalam rangka antisipasi tingginya permintaan  pupuk terutama pupuk bersubsidi, PT Pupuk Indonesia (Persero) pada musim tanam awal tahun ini terus memperkuat stok pupuk di gudang-gudang lini 3 atau gudang kabupaten di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan supaya pendistribusian ke distributor dan kios-kios bisa lebih cepat memenuhi kebutuhan petani.

Menurut Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Gusrizal, saat ini stok pupuk bersubsidi yang telah siap di gudang kabupaten secara nasional berjumlah 1.228.154 ton. Ia juga menambahkan, saat ini terdapat 226.904 ton pupuk yang posisinya sudah di distributor dan kios.

"Namun angka ini tentunya sangat dinamis mengingat tingginya permintaan saat ini," ujar Gusrizal di sela inspeksi gudang-gudang dan kios di wilayah Karawang, Purwakarta, dan Subang, pada Minggu (24/01).

Oleh karena itu, kata Gusrizal, pihaknya mendorong para distributor untuk mempercepat proses penebusan ke gudang agar kios-kios bisa segera menyalurkan pupuk ke petani. "Kami sudah menerbitkan surat untuk meminta distributor mempercepat penebusan," jelasnya.

"Serapan saat ini memang sangat tinggi, terutama di wilayah lumbung pangan seperti Jawa Barat. Faktor kecepatan distribusi dari gudang ke distributor dan kios menjadi sangat krusial. Oleh karena itu kami menjaga jangan sampai  gudang di kabupaten ini kekurangan stok", jelas Gusrizal. Wilayah dengan stok tertinggi saat ini adalah Jawa Timur sebesar 240.547 ton, disusul Jawa Barat sebesar 98.536 ton.

Adapun total rincian stok pupuk berdasarkan jenisnya, terdiri dari 519.296 ton urea, 408.984 ton NPK, 105.786 ton SP36, 101.540 ton ZA dan 92.980 ton organik.

Faktor cuaca menjadi salah satu faktor pertimbangan dalam distribusi pupuk pada awal tahun ini. Hal ini disebabkan kegiatan bongkar muat di gudang dan di kios butuh perhatian ekstra untuk memastikan kualitas pupuk dan keselamatan kerja yang menjadi prioritas Pupuk Indonesia.

Gusrizal juga mengingatkan bahwa sesuai Permentan No. 49 tahun 2020, petani yang berhak memperoleh pupuk bersubsidi adalah mereka yang tergabung dalam kelompok tani, sudah menyusun dan mendaftarkan dalam e-RDKK, dan di daerah tertentu, mempunyai Kartu Tani. "Bagi yang belum memiliki Kartu Tani, asalkan dia terdaftar di e-RDKK tetap kami layani secara manual," tambahnya.

Pupuk Indonesia sendiri menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai dengan alokasi dan dosis yang telah ditentukan oleh Kementerian Pertanian. "Selain itu, distributor juga sudah bisa lebih lancar menyalurkan pupuknya karena hampir 90% SK alokasi dari pemerintah daerah sudah terbit," kata Gusrizal.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pelatihan Konstruksi Layang

Selasa, 13 April 2021 - 08:40 WIB

Luar Biasa!!! Indonesia Bakal Punya Sarana Pelatihan Konstruksi Layang Berstandar Internasional

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku pembina jasa konstruksi nasional terus mendorong dan melakukan pembinaan terhadap para pelaku jasa konstruksi nasional dalam meningkatkan…

Presiden Joko Widodo

Selasa, 13 April 2021 - 08:34 WIB

Di Pembukaan Hannover Messe 2021, Presiden Jokowi Rayu Jerman untuk Bermitra Wujudkan Transformasi Digital di Indonesia

Dalam sambutannya pada pembukaan Hannover Messe 2021, Presiden Joko Widodo menyebutkan, perkembangan ekonomi digital dan industri 4.0 Indonesia merupakan yang tercepat di Asia Tenggara dan akan…

Menteri Ketenagakerjaan - Ida Fauziyah

Selasa, 13 April 2021 - 08:19 WIB

Surat Edaran THR Diterbitkan, Menaker Ida: THR Keagamaan Wajib Dibayarkan Paling Lama 7 Hari Sebelum Hari Raya

Menaker Ida mengatakan, pemberian THR Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh.

Presiden Joko Widodo

Selasa, 13 April 2021 - 08:04 WIB

Buka Hannover Messe 2021, Presiden Jokowi Sebut Transformasi Teknologi Digital Semakin Penting

Presiden Jokowi menyampaikan, tema transformasi teknologi yang diusung Hannover Messe kali ini sangat relevan dengan situasi pandemi COVID-19 yang tengah dihadapi saat ini.

Tol Jakarta - Cikampek II Elevated Resmi Ganti Nama Jadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed

Selasa, 13 April 2021 - 07:50 WIB

Tol Jakarta - Cikampek II Elevated Resmi Ganti Nama Jadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed

Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam sambutannya mengatakan, latar belakang pemberian nama Jalan Layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed adalah penghormatan bagi Uni Emirat Arab (UEA) yang telah…