INDUSTRY.co.id - JAKARTA, Pupuk Indonesia mengamankan pasokan gas untuk pengembangan industri pupuk nasional melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) Blok Masela bersama INPEX, Pertamina Hulu Energi Masela, dan PETRONAS Masela.

Penandatanganan dilakukan dalam gelaran Forum Hulu Migas 2026.

Melalui perjanjian tersebut, Pupuk Indonesia memperoleh pasokan gas sebesar 150 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day) dengan jangka waktu 20 tahun.

Pasokan gas dari Lapangan Abadi, Wilayah Kerja Masela, akan dimanfaatkan untuk pabrik amonia dan urea yang direncanakan dibangun di Pulau Yamdena, Maluku.

Pabrik tersebut dirancang dengan kapasitas produksi 1,32 juta ton amonia per tahun dan 1,15 juta ton urea per tahun, dengan target mulai beroperasi pada 2030.

Pasokan gas Masela dinilai mendukung pengembangan industri pupuk di Indonesia Timur. Proyek ini diharapkan menjaga ketersediaan pasokan pupuk nasional dan mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis Pupuk Indonesia dalam memastikan keberlanjutan bahan baku gas untuk ekspansi industri pupuk, sekaligus memperkuat hilirisasi gas bumi untuk ketahanan pangan nasional.