Pakar: Metode Model Vaksin Sinovac Telah Dipakai Puluhan Tahun di Indonesia

Oleh : Krishna Anindyo | Kamis, 21 Januari 2021 - 17:15 WIB

Ilustrasi Vaksin Covid-19
Ilustrasi Vaksin Covid-19

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dalam salah satu analogi, vaksin bisa diibaratkan seperti pelatih kekebalan tubuh agar mampu menghadapi serangan musuh di masa yang akan datang.

Vaksin akan melatih secara spesifik sesuai musuh atau penyakit yang akan dihadapi. Sebagai sebuah produk biologis, vaksin dikembangkan dan diuji dengan dasar ilmu pengetahuan ilmiah.

"Pertama- tama, ditemukan dulu antigennya. Sesudah ketemu, baru bisa memilih platform vaksin apa yang akan dibuat dari antigen tersebut. Vaksin tersebut bisa dibuat melalui bermacam-macam teknologi tentunya," ungkap Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Prof Dr Cissy Kartasasmita melalui keterangan yang diterima redaksi pada Kamis (21/1).

Terkait teknologi pembuatan vaksin, Dr. Hariadi Wibisono, Ketua Umum Perhimpunan Ahhli Epidemiologi Indonesia (PAEI), mengungkapkan bahwa salah satunya adalah vaksin yang dibuat dari virus yang dilemahkan.

"Itu yang disebut inactivated virus. Itu virus yang tidak berdaya tapi bisa merangsang antibodi dalam tubuh," jelasnya.

Saat ini, vaksin COVID-19 yang sudah dimiliki Indonesia, yaitu produksi Sinovac, dibuat dengan metode inactivated virus.

Metode pembuatan vaksin seperti ini sudah familiar di Indonesia. Adapun Indonesia juga telah memiliki pengalaman berpuluh tahun untuk membuat dan mengelola vaksin dengan model seperti itu.

"Indonesia sudah sejak tahun 1970an berpengalaman menyelenggarakan imunisasi pada anak, melalui Program Imunisasi Nasional, dan sudah berpengalaman melaksanakan program imunisasi masal, seperti sekarang. Indonesia juga sudah terbiasa menggunakan vaksin dengan metode sejenis dan telah terbukti menyelamatkan jutaan masyarakat Indonesia. Beberapa contoh jenis vaksin yang menggunakan metode seperti ini dan sudah puluhan tahun dipergunakan di Indonesia adalah vaksin polio suntik dan influenza," kata dr. Elizabeth Jane Soepardi MPH, Pakar imunisasi.

"Dari sisi distribusinya jika harus dijaga dengan suhu 2-8 derajat Celcius, infrastruktur sudah siap baik di puskesmas maupun dinas kesehatan provinsi. Fasilitas pelayanan kesehatan sudah punya yang namanya rantai dingin tadi, lemari es yang mampu menjaga suhu 2-8 derajat Celcius sehingga tidak perlu investasi tambahan untuk mengelolanya. Dan ini menjadi modal dasar untuk menggunakan inactivated virus produksi Sinovac yang lebih mudah dan cocok dari sisi infrastruktur," papar Dr. Hariadi Wibisono.

Pemerintah menjadikan kemudahan produksi dan distribusi sebagai salah satu dasar pemilihan vaksin. Kalau melihat dari ilmu manajemen, Prof. dr. Hasbullah Thabrany, MPH, DrPH, Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia menjelaskan dengan analogi start with low hanging fruit.

"Kalau kita ambil makanan, ambil yang sudah dekat, jangan yang jauh-jauh. Jadi apa yang kita punya, kita punya Sinovac, lakukan dengan Sinovac. Tapi jangan kemudian lengah, yang lain juga boleh disiapkan," tegasnya.

Selain dari sisi metode pembuatan vaksin yang sama serta pengalaman Indonesia dalam melaksanakan imunisasi selama puluhan tahun, vaksin produksi Sinovac juga telah memperoleh izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) yang membuktikan vaksin tersebut aman, bermutu, dan berkhasiat. Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah memberikan sertifikasi halal bagi vaksin asal Sinovac tersebut.

Pemerintah Indonesia telah berkomitmen menyediakan vaksin COVID-19 gratis. Selain dari Sinovac, Pemerintah juga sudah sepakat dengan produsen vaksin lainnya seperti Astra Zeneca, Novavax, Moderna, dan Pfizer BioNTech untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi COVID-19 di Indonesia untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Kamis, 04 Maret 2021 - 16:03 WIB

Pariwisata Indonesia Diprediksi Bangkit Semester II - 2021

Optimistis kebangkitan sektor kepariwisataan dan ekonomi kreatif kini makin menguat seiring program vaksinasi covid-19 dan berbagai kebijakan pemerintah terkait sektor pariwisata. Namun untuk…

PT PP

Kamis, 04 Maret 2021 - 15:59 WIB

PTPP Garap Pembangunan Proyek MUTIP Senilai Rp940 Miliar

PT PP (Persero) Tbk, salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia telah menandatangani kontrak perjanjian kerjasama dalam pembangunan Paket I Mandalika Urban and Tourism…

PT Semen Indonesia Tbk (Ist)

Kamis, 04 Maret 2021 - 15:31 WIB

Tahun 2020, Pendapatan Semen Indonesia Melorot Sebesar 12,87 Persen

penurunan disebabkan oleh turunnya permintaan akan produk bahan bangunan serta beberapa proyek strategis nasional yang mengalami penundaan, akibat kebijakan realokasi anggaran pemerintah.

PT Brantas Abipraya (persero)

Kamis, 04 Maret 2021 - 15:20 WIB

Mantap!!! Brantas Abipraya Raih Penghargaan K3L Tingkat Dunia

Level ini menunjukkan bahwa Brantas Abipraya telah teruji proaktif sistem budaya K3L-nya baik di lapangan maupun di bagian administrasi melalui hasil survei dan observasi mendalam.

Anggota HIPMI

Kamis, 04 Maret 2021 - 15:05 WIB

Siap-siap! Jumat Besok, Bos-bos Muda di RI Bakal 'Serbu' Jakarta, Presiden Jokowi Dipastikan Hadir!

Ketua Panitia Rakernas HIPMI XVII Rohalim Boy Sangadji mengatakan, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) merangkul dan mengajak tokoh nasional baik pengusaha…