INDUSTRY.co.id - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat khususnya menjelang perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 masih mencukupi, bahkan hingga awal tahun depan.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dalam jumpa pers menyatakan bahwa pihaknya telah memanggil sejumlah pelaku usaha bahan pokok dan barang penting, untuk memastikan bahwa stok yang dimiliki para pengusaha tersebut masih mencukupi.

"Kami bukan hanya menyatakan bahwa semua tersedia, tapi saya turun dan melakukan pengecekan langsung serta berbicara dengan seluruh pemangku kepentingan (pelaku usaha)," kata Enggartiasto, di Jakarta, Jumat (9/12) .

Pemerintah menyatakan bahwa untuk kebutuhan yang paling mendasar dan harus cukup untuk kebutuhan masyarakat adalah beras. Untuk komoditas tersebut, pasokan mencukupi hingga Mei 2017 dengan stok yang ada di pedagang dan juga Perum Bulog.

Jumlah stok beras yang dimiliki oleh pedagang kurang lebih sebanyak 15-18 juta ton dan di Perum Bulog hingga saat ini sebanyak 1,75 juta ton. Sementara untuk stok gula pasir, tercatat lebih dari satu juta ton atau cukup untuk memenuhi kebutuhan selama empat bulan ke depan.

Untuk kebutuhan daging masyarakat, impor daging dari India, sejauh ini sudah masuk ke Indonesia sebanyak 50 ribu ton dari total izin impor yang diberikan sebanyak 70.000 ton. Kebutuhan lain seperti minyak goreng, meski sudah mulai ada kenaikan, pemerintah meminta pelaku usaha untuk mengembalikan harga pada kondisi normal.

"Terakhir bertemu dengan pelaku usaha minyak goreng. Saya tidak mau ada harga naik bagaimanapun caranya. Jangan ambil kesempatan dalam kesempitan untuk selalu ada penyakit tahunan yakni kenaikan dalam situasi seperti ini," kata Enggartiasto.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, selain melakukan pertemuan dengan pelaku usaha, juga berkoordinasi dengan dinas di tiap-tiap daerah untuk mendapatkan laporan terkait dengan ketersediaan stok dan pasokan.

Kementerian Perdagangan juga melakukan pemantauan ke pasar-pasar di daerah yang mayoritas masyarakatnya merayakan Natal 2016 dan memastikan pasokan bahan pokok mencukupi. Selain itu juga memfasilitasi pasar murah yang dilaksanakan oleh dinas di daerah.

Informasi yang dikumpulkan Antara, berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan, pada Jumat (8/12) harga rata-rata nasional untuk beras medium sebesar Ro10.620 per Kg dan gula pasir Rp12.810 per Kg. Daging sapi tercatat sebesar Rp108.510 per Kg dan daging ayam ras naik menjadi Rp31.890 per Kg.

Untuk komoditas cabai merah keriting, harga rata-rata nasional sebesar Rp32.970 per Kg, cabai merah besar Rp28.940 Kg, cabai rawit merah Rp44.420 per Kg dan bawang merah sebesar Rp24.460 per Kg. (Hrb)