INDUSTRY.co.id - Jakarta - 2020 adalah tahun yang takkan dilupakan para pelajar di Indonesia. Pasalnya, telepon seluler (ponsel) bagi pelajar bukan merupakan hal yang dilarang. Akhirnya mereka dapat bebas memegang ponsel tanpa harus takut ada yang nyeletuk “Main hape melulu, kapan belajarnya?”
Sebuah survei yang dilakukan Samsung terhadap sejumlah pelajar SMP dan SMA, mereka rata-rata berinteraksi dengan ponsel pintar (smartphone) setiap hari hampir 12 jam. Bahkan saat tidur, ponsel tetap di samping mereka agar saat bangun pagi, mereka dapat langsung mengisi daftar absensi sekolah melalui WhatsApp (WA).
Kendati rata-rata waktu belajar dari pukul 07.15 - 11.00 WIB, namun mereka rata-rata suka kebablasan ngobrol via WA. Mereka juga seringkali melanjutkan obrolan melalui Google Meet atau Zoom untuk membahas tugas-tugas rumah yang diberikan guru.
Bagi siswa-siswi yang berada di tingkat akhir, yakni SMP kelas 9 atau SMA kelas 12, mereka biasanya mengikuti kelas bimbingan belajar secara online yang dilaksanakan pihak di luar sekolah. Di samping itu, adapula sekolah yang mengadakan pendalaman materi yang semuanya itu dilaksanakan antara satu hingga dua jam.
Dari sekian banyak pelajar yang menggunakan smartphone untuk berinteraksi pada program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), sebanyak 80 persen di antara mereka memilih smartphone berdasarkan kapasitas baterai, dan sebanyak 75 persen memilih untuk fitur penting.
Mereka juga memilih smartphone yang memiliki prosesor yang mumpuni agar proses penggunaan aplikasi dapat berlangsung nyaman; dapat mengirim dan men-download file tugas, terutama video, secara lancar. Selain itu, kapasitas memory yang besar, ukuran layar dan kamera juga penting.
Dengan mempertimbangkan hasil survei tersebut, maka PT Samsung Electronics Indonesia berupaya menghadirkan tiga produk smartphone ekonomis yang memiliki kemampuan seperti yang diharapkan para pelajar tersebut untuk mendukung PJJ. Ketiga produk tersebut adalah Samsung Galaxy A01, ada Samsung Galaxy A01 Core dan Samsung Galaxy A11.
Selama vaksin Covid-19 belum ditemukan, maka PJJ terpaksa masih harus dilakukan. Untuk itu, para pelajar membutuhkan smarphone yang tepat agar dapat membuat mereka nyaman dalam mengerjakan soal, menjalin komunikasi lewat teks dan memiliki layar seukuran genggaman tangan. Selain itu, smartphone tersebut juga memiliki kinerja yang dapat menangani multitasking, membuka aplikasi bolak balik, WhatsApp, Google Form, Quiziz, sesekali Zoom, terkadang YouTube.
Untuk menjawab kebutuhan para pelajar dalam program PJJ tersebut, maka ketiga produk ponsel pintar Samsung yang disebutkan di atas dapat direkomendasikan untuk pelajar agar dapat belajar nyaman karena memiliki performa yang tidak mengecewakan serta harga yang terjangkau.
1. Samsung Galaxy A01 Core
Smartphone ini bisa dibilang cukup terjangkau karena harganya kurang dari Rp1 juta. Ada yang berkapasitas RAM 1 GB dengan ROM 16 GB, ada juga varian RAM 2 GB dan ROM 32 GB.
Dibekali layar berukuran 5,3 inci HD+ PLS Infinity Display, Samsung Galaxy A01 Core mengusung prosesor MediaTek MT6739 Quadcore 1.5Ghz dan GPU Imagination GE8320 untuk aktivitas multitasking yang lancar dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya.
Kamera 5 MP di bagian depan dibekali aperture F/2.2 agar dapat memotret selfie dengan lebih baik atau membuat wajah terlihat jelas saat Zoom. Di belakang juga ada satu kamera resolusi 8 MP dengan aperture F/2.4 agar dapat memfoto tugas prakarya sampai detil.
Dengan baterai 3000 mAh yang dapat bertahan hingga lebih dari 16 jam, Samsung Galaxy A01 Core dapat dijadikan andalan untuk para pelajar sekolah online.
2. Samsung Galaxy A01
Sebelum A01 Core, terlebih dulu ada A01. Dibekali dengan CPU Snapdragon 439 Octa-core serta GPU Adreno 505, membuat aktivitas sekolah online bisa nyaman membuka banyak aplikasi yang dibutuhkan untuk para pelajar itu. Tentunya ditambah RAM 2GB dan ROM 16GB. Belum lagi baterainya yang berkapasitas 3000 mAh bisa bertahan sampai seharian digunakan online.
Kamera depan beresolusi 5 MP dapat digunakan mengambil video selfie saat mengerjakan tugas yang harus direkam. Sedangkan kamera belakang ada dua dengan resolusi 13 MP dan 2 MP, dapat diandalkan untuk Zoom dengan teman sekelas.
Dengan layar berukuran 5,71 inci, Samsung Galaxy A01 dibanderol seharga Rp1,2 juta.
3. Samsung Galaxy A11
A11 adalah smartphone berkinerja yang lebih tinggi dibanding kedua 'saudaranya' di atas. Akan tetapi harga yang dibanderol masih wajar. Di situs resmi Samsung, harganya Rp1,8 jutaan untuk RAM 3GB dan ROM 32GB. Namun di e-commerce lain, mereka rata-rata menjual di bawah harga tersebut.
RAM 3GB tentu saja membuat smartphone berkinerja tinggi. Membuka banyak aplikasi tidak lagi masalah walau sebanyak apapun. Baterainya berkapasitas 4000 mAh, plus teknologi Fast Charging 15W. Jika kamu kelupaan mengecas smartphone di malam hari, jangan khawatir karena teknologi fast charging memungkinkan kamu mengisi daya dengan cepat sehingga tak ketinggalan untuk absen pagi.
Smartphone yang mengusung ukuran layar besar 6,4 inci HD+ PLS Infinity Display ini memiliki kamera depan berkapasitas 8 MP aperture F/2.0. Yang menarik, ada 3 kamera di bagian belakang. Pertama adalah kamera utama 13 MP F/1.8, sedangkan kamera kedua untuk foto dengan sudut lebar beresolusi 5 MP F/2.2, dan kamera ketiga untuk foto bokeh dengan resolusi 2 MP F/2.4.
Kelancaran kerja smartphone ini didukung oleh prosesor Snapdragon 450 dengan bantuan GPU Adreno 505 untuk performa yang mumpuni saat 'diajak sekolah'.
Dari ketiga smartphone di atas, semua memiliki fitur Focus Mode sehingga, orang tua dapat membatasi jenis dan jumlah aplikasi yang dapat dioperasikan anak pada saat proses PJJ berlangsung. Sehingga, anak bisa mendapatkan konsentrasi yang lebih baik dan minim distraksi.
Selain itu, kehadiran Android GO pada Galaxy A01 Core, juga bisa mendukung proses PJJ. Misalnya dengan hadirnya apps Youtube GO, orang tua yang membutuhkan video tutorial mengenai pemecahan suatu mata pelajaran, dapat langsung mengunduh materi tersebut lewat fitur download yang ada. Jadi, ketika ingin mengulang video tersebut, maka orang tua tidak akan menghabiskan kuota data internet lagi untuk melakukan streaming di layar 5,3 inci PLS berkualitas HD+ yang ada di Galaxy A01 Core.
Perangkat yang baik pun harus didukung dengan kuota yang sesuai. Lewat program Samsung Semangat Tetap Sekolah, Galaxy A01 Core dapat diperoleh hanya dengan harga Rp999.000,- untuk varian 1/16GB dan Rp1.149.000,- untuk varian 2/32GB. Pembeli akan mendapatkan bonus kuota internet hingga 24GB selama setahun dari Indosat Ooredoo, cukup dengan melakukan pengisian ulang Rp20.000,- setiap bulan. Bonus kuota ini tidak akan memotong nominal pulsa yang diisi oleh pelanggan.
Bahkan pengguna bisa mendapatkan tambahan paket kuota internet IMClass sebesar 30GB dengan cukup membayar Rp1, berlaku satu kali pembelian. Kuota IMClass dapat digunakan untuk mengakses beragam aplikasi pembelajaran seperti Ruang Guru, Quipper, Sekolahmu, Rumah Belajar, Zenius serta akses ke situs 300 perguruan tinggi di Indonesia. Untuk para orang tua, tidak perlu khawatir karena diluar aplikasi tersebut, kuota internet IMClass tidak dapat digunakan untuk mengakses aplikasi atau situs lainnya.
Selain Galaxy A01 Core, program Samsung Semangat Tetap Sekolah juga hadir melalui paket bundling Galaxy A01 dan Galaxy A11 yang sudah dilengkapi dengan kuota internet dari Telkomsel, dimana masing-masing ditawarkan dengan harga spesial Rp1.249.000,- untuk Galaxy A01 dan Rp1.899.000,- untuk Galaxy A11. Pembeli bisa mendapatkan kedua smartphone tersebut dengan kuota internet 48GB selama satu tahun dari Telkomsel, cukup dengan membayar Rp32.000,- per bulan dari harga normal Rp64.000,- per bulannya. (Abraham Sihombing)