INDUSTRY.co.id - Surabaya- Guna memelihara dan meningkatkan profesionalisme, prajurit petarung Batalyon Infanteri 5 Marinir melaksanakan latihan Tembak Tempur di Lapangan tembak Ambalat Koarmada ll Ujung, Surabaya, Jawa Timur. Rabu (11/11/2020).

Latihan menembak tersebut diawali dengan pengecekan personel, material dan dilanjutkan menembak reaksi menggunakan senjata laras panjang dari jarak 100 meter dan 200 meter dengan sasaran bergerak (Moving) dan menembak diatas kendaraan.

Serda Marinir Zaenudin sebagai pelatih menembak tempur laras Panjang menyampaikan agar seluruh prajurit pada saat menembak memperhatikan faktor keamanan baik personel maupun material serta mengikuti seluruh instruksi dari pelatih.

Komandan Batalyon Infanteri 5 Marinir Letkol Marinir Supriyadi, M Tr. Hanla melalui Dispen Kormar menyampaikan bahwa kemampuan menembak merupakan suatu hal yang mutlak harus dimiliki oleh setiap prajurit, sehingga latihan menembak tersebut sangat perlu sekali untuk dilaksanakan secara rutin agar naluri tempur prajurit Yonif 5 Marinir tetap terjaga.

"Laksanakan menembak dengan tetap berpedoman pada prosedur kesehatan mencegah penyebaran Covid-19 selalu memakai masker dan melaksanakan physical distancing serta selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah kegiatan," pungkasnya.

Sementara itu, Dalam rangka mengasah pengetahuan dan menambah wawasan serta meningkatkan naluri tempur, prajurit Batalyon Infanteri 5 Marinir menerima pelajaran tentang Operasi Tempur Aspek Darat di kelas lapangan Yonif 5 Marinir Ujung, Semampir, Surabaya, Jawa Timur. Rabu (11/11/2020).

Kegiatan kelas lapangan yang dipimpin Danton Kompi Harimau Yonif 5 Marinir Letda Marinir Hendrawan tersebut yaitu mempelajari materi Operasi Tempur Aspek Darat diantaranya GMUK, Serangan, Pertahanan, Patroli Tempur, Patroli Penyelidik, RAID, Pungdahmah, Pungsihpung dan Pemindahan kebelakang.

Tujuan kegiatan tersebut yaitu agar prajurit Yonif 5 Marinir memahami dan menguasai tentang Operasi Tempur Asek Darat, karena sangat membantu saat melaksanakan tugas di daerah operasi atau daerah pertempuran.

Sementara itu, Komandan Batalyon Infanteri 5 Marinir Letkol Marinir Supriyadi, M.Tr.Hanla menyampaikan bahwa kegiatan pembelajaran tersebut merupakan proses pembinaan Satuan untuk memelihara, meningkatkan dan mengasah kemampuan taktik, teknik dan ketrampilan tempur prajurit Yonif 5 Marinir dalam kerjasama tingkat Kelompok, Regu, Peleton dan Kompi dalam operasi tempur aspek darat.

Letkol Marinir Supriyadi, M.Tr.Hanla juga berharap kepada seluruh prajurit Yonif 5 Marinir, agar serius dalam menerima dan menyerap materi pelajaran yang diberikan sehingga ke depan dapat diaplikasian di lapangan dengan baik dan benar dalam menjalankan tugas yang diberikan.