KemenkopUKM Beberkan Peluang Bisnis UMKM di Tengah Pandemi

Oleh : Ridwan | Jumat, 30 Oktober 2020 - 10:15 WIB

Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Riza Damanik, saat membuka Bazaar UMKM di sela-sela peringatan Haul Akbar Maulana Syarif Al Habib Thoha Bin Hasan Bin Yahya, di Ciledug, Kabupaten Cirebon
Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Riza Damanik, saat membuka Bazaar UMKM di sela-sela peringatan Haul Akbar Maulana Syarif Al Habib Thoha Bin Hasan Bin Yahya, di Ciledug, Kabupaten Cirebon

INDUSTRY.co.id - Cirebon - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) harus mampu merespon perubahan-perubahan perilaku dan pola konsumen, sebagai akibat dari penerapan physical distancing selama pandemi Covid-19.

Hal itu dikatakan Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Riza Damanik, saat membuka Bazaar UMKM di sela-sela peringatan Haul Akbar Maulana Syarif Al Habib Thoha Bin Hasan Bin Yahya, di Ciledug, Kabupaten Cirebon, kemarin

Di acara yang juga dihadiri Sultan Cirebon Luqman Zulkaedin dan anggota DPR RI Komisi VIII Hj Selly Andriany Gantina, Riza mencontohkan pelaku usaha Kain Perca di Kalimantan Tengah yang selama ini memproduksi sarung bantal. Selama pandemi, produknya sulit diserap pasar, karena tidak ada yang membutuhkan sarung bantal. 

Pelaku usaha mikro yang juga penerima Banpres Produktif untuk Usaha Mikro tersebut, akhirnya ubah haluan dengan memproduksi masker dari bahan Kain Perca. Produknya pun laris manis di pasaran. 

Contoh lain, di Pekalongan. Ada banyak perajin batik yang kesulitan dalam menjual aneka batik produksinya. Selama pandemi, nyaris tak ada yang membeli baju batik atau kain batik. 

Mereka pun banting stir dengan memproduksi batik khusus untuk baju rumahan, seperti celana pendek, pakaian tidur, daster, dan sebagainya. Produk mereka pun diserbu pasar.

"Artinya, meski di tengah pandemi yang banyak merontokkan bisnis UMKM, masih ada peluang yang bisa dikembangkan. Syaratnya dengan berpikir kreatif dan inovatif," ulas Riza.

Selain itu, Riza pun mendorong pelaku UMKM, khususnya usaha mikro dan kecil, untuk segera masuk ke ekosistem digital. Dengan masuk ke pasar digital, pasar produk UMKM bakal semakin luas lagi.

"Karena, kita tidak pernah tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Jadi, ini momentum bagi UMKM untuk melakukan langkah strategis ke ekosistem digital," jelas Riza.

Riza pun berharap Banpres Produktif untuk Usaha Mikro sebesar Rp2,4 juta di Kabupaten Cirebon dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktifitas usahanya, dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan. 

"Selain Banpres, ada juga KUR super mikro, dimana kredit Rp10 juta ke bawah dengan bunga nol persen hingga akhir Desember ini. Sebagaimana disampaikan Menteri Koperasi dan UKM di banyak kesempatan, agar pelaku usaha mikro memanfaatkan program-program tersebut, untuk meningkatkan kapasitas usahanya," pungkas Riza.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

MoU Mandiri Syariah dengan PLN

Sabtu, 05 Desember 2020 - 12:04 WIB

Mandiri Syariah Kucurkan Pembiayaan Sindikasi Rp1,2 Triliun untuk PLN

PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur negeri, salah satunya melalui dukungan finansial belanja modal atau capital expenditure (capex) PT Perusahaan…

Sepeda Kuning Lipat Model Brompton Merek Bamsoet

Sabtu, 05 Desember 2020 - 12:00 WIB

Sepeda Kuning Lipat Model Brompton Merek Bamsoet

Calon Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini mengungkapkan spesifikasi sepeda kuning lipat 'Bamsoet' yang spesial itu. Antara lain memiliki berat 12 Kg, frame set dari chromoly, brake system…

Kegiatan MoU PT Indra Karya (Persero) dan Yayasan Air Adhi Eka di Kementerian PUPR

Sabtu, 05 Desember 2020 - 11:15 WIB

Indra Karya Jalin Kerjasama Strategis dengan Yayasan Air Adhi Eka Kementerian PUPR

Terjalinnya kerjasama ini merupakan langkah positif PT Indra Karya (Persero) untuk terus berkontribusi pada pengerjaan proyek-proyek strategis di sektor Sumber Daya Air.

Menuju Kuala Tanjung Port & Industrial Estate Sebagai Indonesia’s Logistic & Supply Chain Hub

Sabtu, 05 Desember 2020 - 11:00 WIB

Menuju Kuala Tanjung Port & Industrial Estate Sebagai Indonesia’s Logistic & Supply Chain Hub

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 bersinergi dengan Pertamina untuk pengelolaan sarana dan fasilitas bunker penunjang bahan bakar minyak (BBM) dan jalur pipa gas di Pelabuhan…

dr. Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru

Sabtu, 05 Desember 2020 - 10:15 WIB

Cegah Klaster Kantor Lewat Disiplin 3M

Penerapan kesehatan di lingkungan kerja memang sangat penting. Bahkan, banyak perusahaan yang juga memfasilitasi karyawannya untuk rutin melakukan deteksi awal, seperti rapid test sampai dengan…