Satgas Yonif MR 413 Bremoro-Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan Berbagai Bidang

Oleh : Herry Barus | Rabu, 21 Oktober 2020 - 04:30 WIB

Satgas Yonif MR 413 Bremoro-Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan Berbagai Bidang
Satgas Yonif MR 413 Bremoro-Bea Cukai Tingkatkan Pengawasan Berbagai Bidang

INDUSTRY.co.id -  JayapuraSatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad bersama Bea dan Cukai Jayapura menggelar Press Conference terkait penangkapan masyarakat yang didapati membawa empat belas paket ganja seberat 1 Kilogram.

Dalam kesempatan tersebut, Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyant, S.H., M.Han. dalam Press Release nya di Gedung Keuangan Negara, Jayapura, Selasa (20/10/2020) menyampaikan bahwa awal mula dilakukannya penangkapan terhadap masyarakat yang membawa barang terlarang tersebut. Pada akhir-akhir ini marak terjadi penyelundupan ganja yang berasal dari negara PNG.

"Pada hari Minggu sore, saya perintahkan Danpos Kout Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat untuk melakukan sweeping," ujar Mayor Anggun.

Menerima perintah Dansatgas, Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat yang juga menjabat selaku Wadansatgas segera menyiapkan personelnya termasuk menghubungi dari pihak Bea dan Cukai Jayapura yang selalu bersinergi dalam kegiatan Sweeping.

Tepat pada pukul 00.00 WIT dini hari, kami beserta tim gabungan melaksanakan aksi pemeriksaan dengan sasaran kendaraan roda dua dan empat. Pada pukul 00.45 WIT, Tim menghentikan dan memeriksa sebuah mobil APV warna hitam. Kapten Inf Hervin  yang langsung memimpin pemeriksaan tersebut, mendapati empat belas paket ganja kering siap edar.

Selanjutnya Satgas bersama pihak Bea dan Cukai Jayapura mengamankan barang tersebut beserta pemiliknya dengan inisial MM, OM dan NM.

Lanjut Dansatgas mengatakan bahwa dengan dilakukannya penangkapan tiga orang dan barang bukti ganja tersebut, Satgas Yonif MR 413 Kostrad bersama Bea dan Cukai Jayapura menggelar Jumpa Pers. "Sesuai tugas pokok kami, Satgas Yonif MR 413 Kostrad akan selalu konsisten menjaga stabilitas keamanan di Perbatasan RI-PNG, salah satunya mencegah peredaran gelap Narkotika dan Napza," katanya.

"Kami juga selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam menjalankan tugas kami di lapangan. Salah satunya dengan rekan dari Bea dan Cukai Jayapura Kementerian Keuangan," tandas Mayor Anggun dalam keterangannya dihadapan wartawan Jayapura.

Sementara itu, Kepala Bea dan Cukai Jayapura Bapak Albert Simorangkir menyampaikan bahwa Narkotika dan sejenisnya adalah musuh bersama. "Kami mengajak kepada rekan-rekan semua untuk bersama melawan Narkotika dengan cara menghindarinya, karena barang tersebut dapat merusak generasi Bangsa Indonesia." ucapnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menuju Kuala Tanjung Port & Industrial Estate Sebagai Indonesia’s Logistic & Supply Chain Hub

Sabtu, 05 Desember 2020 - 11:00 WIB

Menuju Kuala Tanjung Port & Industrial Estate Sebagai Indonesia’s Logistic & Supply Chain Hub

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 bersinergi dengan Pertamina untuk pengelolaan sarana dan fasilitas bunker penunjang bahan bakar minyak (BBM) dan jalur pipa gas di Pelabuhan…

dr. Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru

Sabtu, 05 Desember 2020 - 10:15 WIB

Cegah Klaster Kantor Lewat Disiplin 3M

Penerapan kesehatan di lingkungan kerja memang sangat penting. Bahkan, banyak perusahaan yang juga memfasilitasi karyawannya untuk rutin melakukan deteksi awal, seperti rapid test sampai dengan…

Kegiatan Redcomm Indonesia

Sabtu, 05 Desember 2020 - 09:41 WIB

Redcomm Indonesia Raih Gold di Ajang Agency of The Year 2020

Di penghujung 2020, CampaignAsia kembali mengumumkan para pemenang Agency of The Year 2020 untuk Asia Pacific. Ajang tahunan ini merupakan ajang penghargaan internasional bergengsi untuk para…

Polri

Sabtu, 05 Desember 2020 - 09:41 WIB

IPW: Sistem Kaderisasi Mutasi di Polri Semakin Amburadul

Sistem kaderisasi dan mutasi di Polri tampaknya semakin amburadul dan tidak promoter. Hal ini terlihat dari belum dimutasinya Kepala BNN Komjen Heru dari jabatannya, padahal ybs sudah pensiun…

Kunjungan Menko Luhut dan Menteri Erick ke Tokyo

Sabtu, 05 Desember 2020 - 07:45 WIB

Dirayu Duet Maut Luhut & Erick, JBIC Ikhlas Kasih Duit Rp57 Triliun Dukung SWF Indonesia

"JBIC siap mendukung pendanaan SWF Indonesia sebesar US$ 4 miliar (Rp 57 triliun), dua kali lipat lebih besar dari yang disampaikan the US International Development Finance Corporation (DFC)…