INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pada Webinar Nasional Investasi Negara-Negara Islam di Indonesia di Jakarta, Kamis (1/10/2020) Dubes RI untuk Abu Dhabi, Husin Bagis membahas mengenai peluang negara-negara Islam untuk berinvestasi di Indonesia.
Menurut Husin ada sebanyak 57 negara yang mayoritasnya islam tapi hanya beberapa negara islam yang kaya. Husinpun mencontohkan yakni Arab Saudi yang bisa memproduksi minyak 12 jt bareel, Abu Dhabi 14 jt barel.
“Banyak cadangan energi tapi jumlah penduduk sedikit, uangnya jadi banyak. Nah uangnya ini kemana? ya investasi,” kata Husin.
Namun demikian, negara-negara kaya itu katanya berinvestasi di negara-negara yang mudah birokrasinya dan menarik.
“Sovereign Wealth Fund nya Abu Dhabi itu besar sekali, tapi yang menyebabkan mereka kurang tertarik untuk menanamkan modalnya ke Indonesia karena kita gak punya project yang bisa nawarin kesepakatan yang clean and clear,” ungkap Husin.
Hal inilah, tambahnya yang menyebabkan proyek akhirnya mangkrak karena tertahan proses administrasi. Kesulitan yang kerap ditemui oleh investor inilah yang kemudian menurut Menko Luhut membuat pemerintah akhirnya mendorong adanya Omnibus Law Cipta Kerja.
“Ini menjadi kunci untuk memudahkan investasi masuk terutama dalam hal penyederhaan perizinan hingga kawasan ekonomi khusus,” pungkasnya.