KBRI Bern Promosikan Budaya Indonesia Lewat Lakon Rajamala Virtual untuk Masyarakat Swiss dan Liechtenstein

Oleh : Krishna Anindyo | Senin, 21 September 2020 - 12:30 WIB

Daring Lakon Rajamala Bertajuk “The Stories about the Life and the World" (Photo by Kemlu)
Daring Lakon Rajamala Bertajuk “The Stories about the Life and the World" (Photo by Kemlu)

INDUSTRY.co.id - Bern – Berbicara soal pandemi Covid-19 di masa ini, diplomasi budaya Indonesia harus berubah dengan format yang baru. Sebagian besar kegiatan pertunjukan budaya menjelma menjadi kegiatan daring untuk menghindari penyebaran virus corona.

KBRI Bern selenggarakan pertunjukan daring lakon Rajamala bertajuk “The Stories about the Life and the World" untuk masyarakat Swiss dan Liechtenstein.

Pertunjukan virtual sekaligus seminar daring ini merupakan kerja sama antara KBRI Bern, Museum Rietberg di Zürich, dan Union Nationale della Marionette (UNIMA) Indonesia.

Lakon Rajamala yang didalangi Ki Catur Benyek Kuncoro merupakan adegan pembuka dari rangkaian seminar daring tentang wayang. Penonton disuguhi cerita tentang Rajamala yang membalaskan dendam ibunya, Sendang Watari. Lantunan musik pun dimainkan langsung dari Yogyakarta, Indonesia.

Duta Besar Indonesia untuk Swiss dan Liechtenstein, Muliaman D. Hadad, menyampaikan dukungan Pemerintah Indonesia untuk mempromosikan berbagai kesenian dan kebudayaan Indonesia. Kehadiran diaspora Indonesia di Swiss dan Liechtenstein juga menjadi dukungan yang besar bagi pelaksanaan pertunjukan budaya.

“Respon masyarakat Swiss dan Liechtenstein terhadap kebudayaan Indonesia sangat positif, dan kami harap kebudayaan Indonesia akan semakin dikenal di sini," ujar Muliaman D. Hadad melalui keterangan yang diterima redaksi pada Senin (21/9).

Turut hadir pula dalam webinar dimaksud, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, yang merupakan penggemar wayang sejak masa kecil.

“Tokoh wayang favorit saya berubah sesuai dengan kondisi saya, ketika saya menjabat sebagai Gubernur BI, maka saya mengidolakan Kresna yang bijak dan penuh strategi," ujarnya.

Selanjutnya, peserta webinar diajak berdiskusi dengan tiga narasumber. Dubes Samodra Sriwidjaja, yang merupakan Presiden UNIMA Indonesia, menyampaikan beberapa filosofi wayang yang dihidupi oleh suku Jawa di Indonesia serta beberapa jenis wayang yang hingga kini masih dimainkan.

Narasumber kedua, Dr. Johannes Beltz dari Museum Rietberg, menekankan bahwa wayang bukan sekedar benda mati dan kuno, melainkan sebuah penampilan yang hidup di tengah masyarakat Jawa.

Eva von Reumont, sebagai narasumber ketiga sekaligus kurator pameran wayang di Museum Rietberg, menyampaikan bahwa wayang merupakan bagian yang utama dan tidak terpisahkan dari kebudayaan Jawa.

Seminar daring beserta pertunjukan wayang daring tersebut merupakan upaya KBRI Bern untuk selalu mempromosikan kebudayaan Indonesia walaupun di situasi pandemi yang membuat hampir seluruh pertunjukan kebudayaan harus dibatalkan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tasyakuran kinerja Mentan Syahrul Yasin Limpo

Senin, 26 Oktober 2020 - 14:28 WIB

Tiga Catatan Guru Besar IPB Untuk Satu Tahun Kinerja Kementerian Pertanian

Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Ahmad Firdaus mengapresiasi kinerja jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) selama satu tahun terakhir. Menurut Prof Firdaus, Kementan dibawah…

Wings Group

Senin, 26 Oktober 2020 - 14:24 WIB

Wings Group Perluas Portofolio Bisnis Lewat Produk Cairan Pencuci Piring Berbahan Dasar Siwak

Wings Group Indonesia melalui Wings Care, kembali memperluas portofolio bisnis mereka dengan meluncurkan produk cairan pencuci piring, Ekonomi Power Liquid.

Bank BCA

Senin, 26 Oktober 2020 - 14:03 WIB

BCA Pastiakan Tak Ada Deposito Nasabah yang Hangus

Klaim tersebut tidak benar dan tidak berdasar karena deposito tersebut telah lama dicairkan. Bukti pencairan sudah sampaikan pada agenda pembuktian dalam proses pemeriksaan di Pengadilan Negeri…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Senin, 26 Oktober 2020 - 13:30 WIB

Menperin Agus Gerak Cepat Ciptakan Kawasan Industri Halal

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong sektor manufaktur tanah air agar turut berkontribusi mewujudkan Indonesia yang mampu bersaing dalam industri halal hingga skala global.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat memberikan arahan ke jajarannya

Senin, 26 Oktober 2020 - 12:46 WIB

Satu Tahun Kerja, Mentan Minta Pertajam Program Yang Sudah Berjalan

Memasuki satu tahun kinerja Kabinet Indonedia Maju, Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan sinergitas dan kinerja sektor pertanian untuk meningkatkan perekonomian nasional.