Menperin: Mesin Tua jadi Tantangan Industri Tekstil

Oleh : Irvan AF | Selasa, 25 April 2017 - 06:40 WIB

Produksi Tekstil (Ilustrasi)
Produksi Tekstil (Ilustrasi)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartato menilai industri tekstil dan produk tekstil (TPT) masih mengalami berbagai tantangan, salah satunya kondisi permesinan yang mayoritas usianya sudah tua, terutama pada industri pertenunan dan perajutan.

Menurut dia, upaya peremajaan mesin industri TPT yang dilakukan Kementerian Perindustrian perlu dilanjutkan dengan program peningkatan daya saing.

"Upaya peremajaan mesin dan peralatan industri TPT yang selama ini kami lakukan sebenarnya menunjukkan perkembangan yang positif, namun perlu dilanjutkan dengan program akselerasi peningkatan daya saing yang lebih efektif dan terintegrasi," ujar Airlangga melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (24/4/2017).

Airlangga mengatakan potensi pasar domestik maupun global untuk industri TPT terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan semakin tingginya permintaan akan kebutuhan tekstil non sandang, misalnya untuk kebutuhan rumah tangga, furnitur dan kain "non woven".

Ia juga mengimbau agar dunia usaha terutama industri TPT dapat memanfaatkan paket-paket kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan pemerintah guna meningkatkan daya saing.

"Hal ini apabila tidak dilakukan dalam waktu lima tahun ke depan, industri tekstil nasional akan sulit bersaing dengan negara kompetitor utama seperti India, Cina, Vietnam dan Bangladesh," ungkapnya.

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Achmad Sigit Dwiwahjono menuturkan tantangan lain yang menghambat pertumbuhan investasi di sektor industri TPT, yakni masih adanya impor kain.

Oleh karena itu, Kemenperin menggandeng Kementerian Perdagangan untuk membatasi impor tekstil dalam rangka menjaga industri TPT dalam negeri tetap tumbuh.

"Kami pun mengimbau agar masyarakat Indonesia tetap menggunakan produk dalam negeri sebagai dukungan untuk pertumbuhan industri TPT nasional," kata Sigit.

Saat ini Kemenperin tengah menggodok regulasi khusus untuk industri padat karya berorientasi ekspor yang mengatur tentang pemberian insentif fiskal (investment allowance) sehingga pelaku usaha bisa mendapatkan diskon PPh yang dialokasikan untuk ekspansi usaha.

Selain itu, Kemenperin juga mendorong perjanjian kerja sama yang komprehensif dengan negara-negara Eropa dan Amerika Serikat untuk mendapat keringanan tarif dan meningkatkan ekspor.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

OPPO Find X2

Selasa, 25 Februari 2020 - 14:57 WIB

OPPO Find X2 Akan Diluncurkan Secara Global Pada 6 Maret 2020

Dengan perangkat Find X2, OPPO berupaya mewujudkan jargon #Uncovertheultimate, dengan menciptakan pengalaman smartphone yang inovatif.

Booking.com

Selasa, 25 Februari 2020 - 14:54 WIB

Semua tentang liburan ‘all-amusive’ di Booking.com

Pemimpin travel digital yang menghubungkan traveler dengan pilihan tempat menginap yang luar biasa, berbagai pengalaman yang wajib dicoba, dan opsi transportasi yang mudah, memprediksi bahwa…

Bijih kakao (ist)

Selasa, 25 Februari 2020 - 14:47 WIB

Kementan Perkuat Ekspor Produk Pertanian Dengan Kostratani

Bali menjadi salah satu propinsi dengan perkembangan pertanian yang baik, Kementerian Pertanian berupaya menggenjot ekspor melalui penguatan Kostratani. Mentan Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai…

Wakil Komite Tetap Industri Hulu dan Petrokimia Kadin Indonesia, Achmad Widjaja (kanan)

Selasa, 25 Februari 2020 - 14:45 WIB

Kadin Proyeksi Industri Belum Akan Membaik Dalam Waktu Dekat Meski Harga Gas Turun

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menilai bahwa penurunan harga gas industri yang rencananya akan mulai berlaku efektif per 1 April nanti belum akan membawa dampak signifikan terhadap…

ZTE usung teknologi 5G ke Indonesia

Selasa, 25 Februari 2020 - 14:30 WIB

ZTE Bagikan Jalan Operator Menuju 5G

Presiden dan Direktur Eksekutif ZTE Corporation, Xu Ziyang dalam wawancaranya dengan Mobile World Live menyampaikan tantangan utama yang dihadapi operator ketika meluncurkan 5G.