Gagal Penuhi Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Fraksi PKS: Kinerja Pemerintah Tidak Memuaskan

Oleh : Krishna Anindyo | Kamis, 20 Agustus 2020 - 12:45 WIB

Anggota Komisi VII DPR RI - Rofik Hananto
Anggota Komisi VII DPR RI - Rofik Hananto

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR RI menilai kinerja Pemerintah dalam pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2019 tidak memuaskan, sehingga berdampak pada tidak optimalnya pembangunan ekonomi yang turut berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

F-PKS menilai Pemerintah gagal dalam pemenuhan target pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2019 sebesar 5,3 persen, sedangkan yang tercapai hanya 5,02 persen.

“Kita sudah mecermati tidak tercapainya pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan dalam APBN sudah terjadi sejak 2015 hingga akhir masa Pemerintah, sehingga upaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran menjadi lambat,” tutur Juru Bicara F-PKS Rofik Hananto saat membacakan pandangan F-PKS terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun 2019, pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2020).

Anggota Komisi VII DPR RI itu menyampaikan, tidak terpenuhnya target pertumbuhan ekonomi diakibatkan struktur ekonomi nasional terlalu bergantung terhadap sektor konsumsi, tercatat sebesar 56 persen PDB porsi konsumsi rumah tangga.

“Peranan belanja Pemerintah hanya 8,75 persen. Angka tersebut sangat kecil untuk mendukung ekspansi Pemerintah. Ini menunjukkan bahwa ekonomi kita sedang tidak baik, karena terlalu bergantung kepada sektor konsumsi,” lanjut Rofik.

Selain itu, F-PKS mendesak Pemerintah untuk meningkatkan efektivitas program-program penciptaan lapangan kerja. Sepanjang Agustus 2019, jumlah pengangguran di Indonesia naik menjadi 7,05 juta orang, sedangkan pada Agustus 2018 sebanyak 7 juta. Selama periode tersebut jumlah penganguran naik 0,71 persen.

“Kami mencermati masih tingginya tenaga kerja informal per Agustus 2019, mencapai 55,72 persen dari total tenaga kerja Indonesia atau mencapai 70,49 juta jiwa. Sementara itu penyerapan tenaga kerja sektor padat karya terus menurun,” jelas legislator dapil Jawa Tengah VII tersebut.

Dalam pandangannya, F-PKS juga mengungkap, hingga Maret 2019, gini ratio masih tinggi mencapai 0,38. Gini ratio di perkotaan mencapai 0,391 dan di perdesaan 0,315. Lonjakan gini ratio menunjukkan bahwa manfaat pertumbuhan ekonomi bias ke golongan atas.

Demikian pula terjadi pelambatan pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), salah satunya adalah dimensi pengetahuan, yang mencakup dua komponen yaitu Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS). Perlambatan pada dimensi pengetahuan harus segera diantisipasi dan diselesaikan secara tuntas.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Senin, 16 Mei 2022 - 12:12 WIB

APKASINDO Gelar Keprihatinan Sampaikan Lima Pesan

Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) akan mengerahkan petani di 22 Provinsi se-Indonesia untuk melakukan Aksi Keprihatinan Petani Kelapa Sawit Indonesia yang dilakukan serentak…

Navy Jazz Traffic Festival

Senin, 16 Mei 2022 - 12:00 WIB

DEWA 19 Tampil di Acara Navy Jazz Traffic Festival di Malang

Dewa 19 band legendaris Tanah Air menutup acara Navy Jazz Traffic Festival (NJTF) 2022 yang berlangsung di Villa Navy Residence (VNR), Lawang, Malang, Jawa Timur, Sabtu (14/5/2022), dengan apik.…

Jakarta Internasional Stadium (JIS).

Senin, 16 Mei 2022 - 11:48 WIB

Ramai Kabar JIS Bakal Digunakan Untuk Reuni 212, Ini kata Pemprov DKI Jakarta

Mengoreksi pemberitaan di media massa terkait Jakarta International Stadium (JIS) sebagai lokasi reuni 212, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memastikan penggunaan JIS saat…

Survei Indikator Politik, Warga Puas Penanganan Mudik

Senin, 16 Mei 2022 - 11:33 WIB

Survei Indikator Politik, Warga Puas Penanganan Mudik

Jakarta-Pengawalan Polri atas arus mudik dan arus balik lebaran 2022 menuai penilaian positif dari masyarakat.

Dubes Rosan Lepas Kepulangan Presiden Jokowi ke Tanah Air

Senin, 16 Mei 2022 - 11:23 WIB

Dubes Rosan Lepas Kepulangan Presiden Jokowi ke Tanah Air, Netizen: Luar Biasa, Terimakasih Pak atas Keramahannya...

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Amerika Serikat (AS) Rosan Perkasa Roeslani melepas langsung kepulangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke tanah air dari pangkalan militer Andrews…