Wuih, ADB 'Suntik' PT Geo Dipa Energi Bangun PLTP

Oleh : Krishna Anindyo | Kamis, 20 Agustus 2020 - 08:15 WIB

Proyek PLTP Dieng 2 Patuha 2
Proyek PLTP Dieng 2 Patuha 2

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Geo Dipa Energi, salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengadakan acara Sosialisasi Financial Closing Pendanaan Asian Development Bank (ADB) untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) PLTP D2P2 yang diselenggarakan secara online melalui Webinar dengan tema "Manfaat Pembangunan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Dieng 2 dan Patuha 2" pada Rabu (19/08).

“Melalui pengembangan proyek Dieng 2 Patuha 2 yang didukung penuh oleh pemerintah, akan menjadi sebuah investasi berkelanjutan yang sangat strategis,” ujar Direktur Utama PT Geo Dipa, Riki Firmandha Ibrahim melalui keterangan yang diterima redaksi Industry.co.id pada Kamis (20/8/2020).

Hal ini karena kenaikan produksi energi bersih akan meningkatkan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor fosil. Selain itu, pengembangan dan pemanfaatan panas bumi yang lebih besar dapat berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi lokal dan investasi maupun masyarakat di sekitarnya.

Di tengah kondisi pandemi Covid-19, GeoDipa telah berhasil menyelesaikan upaya pembiayaan untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng Unit 2 dan PLTP Patuha Unit 2 dengan masing-masing kapasitas 55 MW.

Upaya ini mendapat dukungan penuh Kementerian Keuangan dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII yang juga merupakan SMV Kemenkeu untuk penjaminan pemerintah dalam rangka pengembangan proyek pembangkit listrik tersebut.

“Saya mengapresiasi sekali langkah pemerintah yang mendukung penuh pemanfaatan energi terbarukan khususnya panas bumi ini. Walaupun di tengah pandemi COVID-19, Pemerintah Indonesia tetap memberikan perhatian dan dukungan terhadap pemanfaatan panas bumi melalui pelaksanaan Dieng 2, Patuha 2 dan ADB pun sudah komitmen dalam Dieng 3, 4 dan 5,”ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT PII M. Wahid Sutopo mengatakan bahwa penjaminan yang dimandatkan Kementeran Keuangan kepada PT PII sebagai pelaksana penjaminan pada proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng Unit 2 dan PLTP Patuha Unit 2 ini merupakan salah satu upaya PT PII mendukung penyediaan listrik tenaga panas bumi yang aman dan ramah lingkungan serta memberikan manfaat peningkatan ekonomi Indonesia yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Melalui dukungan PT PII pada proyek ini, diharapkan turut mendorong pemulihan ekonomi nasional memastikan ketersediaan pasokan listrik ramah lingkungan kepada masyarakat.

“Proyek ini merupakan proyek kedua yang dijamin PT PII pada sektor konservasi energi," lanjut Sutopo.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (Dirjen PPR) Kementerian Keuangan Luky Alfirman dalam sambutannya yang dibacakan oleh Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara Heri Setiawan mengatakan bahwa pembangunan PLTP Dieng 2 dan Patuha 2 ini penting untuk meningkatkan ketahanan energi melalui pemanfaatan sumber energi panas bumi di Indonesia.

“Diharapkan PT Geo Dipa Energi (Persero) sebagai SMV Kementerian Keuangan dapat berkontribusi dalam kegiatan pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi COVID-19 sekaligus dapat memberikan kontribusi mewujudkan pembangunan rendah karbon secara berkelanjutan untuk meningkatkan ketahanan di sektor energi di masa datang,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Kekayaan Negara (Dirjen KN) Isa Rachmatarwata dalam sambutannya yang dibacakan oleh Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan, Meirijal Nur menyampaikan bahwa pemerintah sangat peduli atas pembangunan infrastruktur energi terbarukan khususnya panas bumi di Indonesia.

“Pembangkit listrik panas bumi juga sejalan dengan komitmen Indonesia mengurangi emisi karbon. Pemerintah telah mengalokasikan dana melalui penambahan penyertaan modal negara (PMN) sebagai equity kepada PT Geodipa yang khusus diperuntukkan pembiayaan project Dieng 2 dan Patuha 2,” tukasnya.

Sebagai informasi, pada acara tersebut juga dilakukan penandatanganan perjanjian antara PT PII dan GeoDipa dengan ADB untuk proyek Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng Unit 2 dan PLTP Patuha Unit 2, sebagai salah satu upaya penyediaan listrik melalui pendayagunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) panas bumi.

Penandatanganan proyek tersebut meliputi Penandatanganan Perjanjian Pinjaman / Loan Agreement antara GeoDipa dan ADB, Penandatanganan Perjanjian Penjaminan antara Kementerian Keuangan dengan ADB, dan Penandatanganan Perjanjian Pelaksanaan Penjaminan antara PT PII dengan GeoDipa.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Berinternet (Ist)

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:15 WIB

Pengguna Internet Makin Meningkat, Ini Cara untuk Melindungi Data Pribadi

Menurut data yang dihimpun Social-Hootsuite pada Januari 2021 menunjukan pengguna internet di Indonesia tumbuh 15,5 persen atau sebesar 27 juta orang selama pandemi. Sementara pengguna media…

Desa Wisata Denai Lama, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Dok: Kemenparekraf)

Selasa, 22 Juni 2021 - 08:00 WIB

Sandiaga Berharap Desa Wisata jadi Lokomotif Perkembangan Ekonomi di Indonesia

Dalam Webinar Desa Wisata – Desa Kreatif Sumatera Selatan, yang diikuti oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan…

Ilustrasi Era Digitalisasi

Selasa, 22 Juni 2021 - 07:30 WIB

Sudah Menjadi Gaya Hidup, Kenali Dampak Dari Digitalisasi

Digitalisasi telah mengubah interaksi sosial di masyarakat. Dengan bantuan teknologi yang sebenarnya memudahkan kehidupan, di balik itu terdapat kehati-hatian gaya hidup yang membuat masyarakat…

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin

Selasa, 22 Juni 2021 - 07:00 WIB

DPR: Pembentukan Holding Jadi Upaya Pemenuhan Kebutuhan Gula Nasional

Anggota Komisi VI DPR RI Elly Rachmat Yasin menilai upaya pembentukan holding gula Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan upaya yang strategis untuk memenuhi kebutuhan gula nasional.

Ilustrasi Digital UMKM (Ist)

Selasa, 22 Juni 2021 - 06:30 WIB

Berkat Marketplace, Pelaku UMKM Bisa Bertahan Selama Pandemi

Survei terbaru mengungkapkan sebanyak 4,7 juta UMKM telah merambah ke ekosistem digital dalam kurun waktu 11 bulan terakhir selama pandemi. Totalnya kini sekitar 64 juta UMKM secara keseluruhan…