Putusan MA Terkait Vonis 2 tahun Djoko Tjandra Cacat Hukum

Oleh : Ali Lubis, SH | Senin, 03 Agustus 2020 - 08:00 WIB

Ilustrasi Palu Hakim (Foto Ist)
Ilustrasi Palu Hakim (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Permohonan Peninjauan Kembali ( PK ) yang dilakukan Oleh JPU terhadap Putusan Vonis Bebas Djoko Tjandra ditingkat Kasasi di tahun 2001 tidak memiliki dasar hukum atau cacat hukum. Sebagaimana diketahui tidak ada 1 (satu) aturan hukum yang mengatur secara jelas terkait Jaksa Penuntut Umum (JPU) dapat menempuh Upaya Hukum Luar Biasa yaitu Peninjauan Kembali ( PK ) ke Mahkamah Agung.

Berdasarkan Ketentuan Hukum Pasal 263 ayat 1 KUHAP bunyinya jelas yaitu Terpidana atau Ahli warisnya dapat mengajukan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung. Lalu di Perkuat oleh Putusan MK No. 33/PUU-XIV/2016.

Oleh Karena itu Putusan Mahkamah Agung no. 12/PK/Pid.Sus/2009 pada 11 Juni 2009 yang mana mengabulkan PK yang diajukan oleh JPU serta menghukum Djoko Tjandra dengan Vonis 2 tahun tidak memiliki dasar Hukum atau Cacat Hukum.

Terlebih Berdasarkan Pasal 263 ayat 1 Terhadap Putusan Bebas atau Lepas dari segala tuntutan Hukum tidak bisa dilakukan Upaya Hukum Peninjauan Kembali, artinya Mahkamah Agung menggunakan aturan hukum Apa dalam menerima dan mengabulkan PK dari JPU tersebut serta memberikan Vonis 2 tahun Terhadap Terpidana Tjoko Tjandra ini ???

Berdasarkan Ketentuan Hukum Pasal 266 ayat 3 KUHAP jelas dikatakan Pidana yang dijatuhkan oleh putusan Peninjauan Kembali (PK) tidak boleh melebihi Pidana yang telah di jatuhkan dalam putusan semula. Artinya, Seharusnya Mahkamah Agung tidak boleh mengeluarkan Putusan atas Upaya Hukum Luar Biasa Peninjauan Kembali melebihi putusan semula karena sebagaimana yang kita ketahui Putusan terhadap Djoko Tjandra sejak di tingkat Pertama sampai Kasasi semua menyatakan Putusan Bebas.

Maka seandainya Djoko Tjandra melakukan Upaya Hukum PK ke Mahkamah Agung, Maka akan timbul pertanyaan :

 1. Apakah Mahkamah Agung dalam Permohonan Peninjauan Kembali yang akan dilakukan oleh Penasehat Hukum Djoko Tjandra akan mengabulkannya???

2. Jika dikabulkan oleh MA, Apakah Mahkamah Agung akan menganulir Putusan Peninjauan Kembali yang di ajukan oleh JPU dengan Putusan Peninjauan Kembali yang di ajukan oleh Terpidana Djoko Tjandra???

 Artinya Putusan Peninjauan Kembali dibatalkan oleh Putusan Peninjauan Kembali,  semua kita serahkan kepada Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Kita lihat saja akhir kisah ini kedepan....

Ali Lubis, SH: Praktisi Hukum

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Marines Cycling Community Rutin Tingkatkan Imunitas Tubuh

Sabtu, 19 September 2020 - 06:00 WIB

Marines Cycling Community Rutin Tingkatkan Imunitas Tubuh

Marines Cycling Community (MCC) atau komunitas bersepeda Korps Marinir TNI AL dibawah pimpinan Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) bersama-sama lawan Covid…

Sabtu, 19 September 2020 - 05:30 WIB

Atlet Dayung Korps Marinir Tinngkatkan Kemampuan Jelang Seleksi PON Papua

Pelatih dayung Marwiltim Sertu Marinir Ramijo mengatakan penjaringan atlet ini sangat penting untuk kaderisasi dan regenerasi dalam meningkatkan prestasi pedayung agar tidak kehabisan stok.…

Patroli Kewaspadaan Sungai dan Rawa Oleh Prajurit Yonif 5 Marinir Malang

Sabtu, 19 September 2020 - 05:00 WIB

Patroli Kewaspadaan Sungai dan Rawa Oleh Prajurit Yonif 5 Marinir Malang

Kegiatan latihan yang dipimpin Komandan Kompi Latihan Jaguar Yonif 5 Marinir Letda Marinir Mardian tersebut merupakan program pembinaan yang dilaksanakan Brigif 2 Marinir yaitu latihan Satuan…

Komandan Kavaleri 2 Mar Impin Pasukan dan Material Tempur

Sabtu, 19 September 2020 - 04:30 WIB

Komandan Kavaleri 2 Mar Impin Pasukan dan Material Tempur

Apel gelar pasukan dan material tempur melibatkan semua unsur latihan baik pelaku, pengawas dan pengendali latihan dari jajaran Kavaleri maupun pendukung latihan yaitu dari Yontaifib 2 Mar sebagai…

Batalyon Roket 2 Marinir Surabya Laksanakan Gun Drill

Sabtu, 19 September 2020 - 04:00 WIB

Batalyon Roket 2 Marinir Surabya Laksanakan Gun Drill

Guna menghadapi Latihan Satuan Lanjutan I (LSL I) TW II tahun 2020 prajurit Batalyon Roket 2 Marinir melaksanakan latihan Gun Drill dengan material 1 (satu) pucuk MLRS Vampire dan 1 (satu) RM…