INDUSTRY.co.id - Jakarta - Jelang pilkada serentak yang rencananya digelar jelang akhir tahun 2020 ini, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengemukakan beberapa upaya yang bakal diambil untuk menjaga ruang digital agar bersih dari informasi hoaks.

Advertisement

“Ada tiga upaya guna menjawab tantangan dalam melaksanakan dan menjaga sirkulasi demokrasi berjalan secara sehat,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id pada Sabtu (25/7/2020).

“Yang pertama Pilkada itu at the point of no return. Kita harus laksanakan itu untuk kepentingan daerah juga karena mereka nanti mempunyai pemimpin yang legitimate,” tuturnya.

Advertisement

Menurut Menteri Johnny, langkah itu dilakukan agar daerah memiliki pemimpin yang bisa memerintah dengan kekuatan legalitas formal yang cukup, yang memungkinkan melahirkan kembali ekonomi Indonesia dari tekanan pada saat ini.

Selanjutnya untuk tantangan kedua maka dibutuhkan partisipasi dari masyarakat agar soliditas dan satuan di daerah semakin kuat.

Advertisement

“Bangsa Indonesia adalah negara yang dikenal paling hebat menghadapi tantangan. Kesadaran tantangan itu bisa kita hadapi, kita lawan, dan kita sukses dengan cara satu rumusnya yakni partisipasi masyarakat,” jelasnya.

Adapun mengenai tantangan yang ketiga menurut Menteri Johnny adalah bagaimana mengemas komunikasinya.

Advertisement

Oleh karena itu, dibutuhkan sosialisasi yang masif, bahasa yang dapat dipahami langsung, dan dipercaya oleh masyarakat.

“Pada saat kita disiplin mengikuti protokol kesehatan, maka sirkulasi demokrasi akan bisa kita lakukan dengan baik. Tiga tantangan ini menjadi peluang Indonesia untuk melakukan soliditas nasional untuk menghadapi tantangan itu secara bersama-sama,” pungkasnya.