INDUSTRY.co.id - Jakarta - Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) mengaku pasrah dengan keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memutuskan untuk menunda pembukaan bioskop.
"Kecewa tidak kecewa lah. Kita juga maklum pemerintah daerah juga sudah mati-matian. Itu harus kita apresiasi," kata Ketua GPBSI, Djonny Syafruddin di Jakarta (16/7/2020).
Dijelaskan Joni, pengelola bioskop telah menyiapkan segala sesuatu menjelang pembukaan kembali, termasuk protokol kesehatan.
"Tinggal gong doang, persiapan kan kemarin sudah sama Menteri Pariwisata, sama dinas juga sudah," terangnya.
Joni menegaskan pengelola bioskop tetap menyerahkan semua keputusan kepada pihak Pemerintah Daerah.
"Urusan batal enggak batal itu bukan urusan kami. Kecuali kita udah action (kemudian) dibatalkan, itu urusannya lain. Kita kan belum (buka), baru niat tanggal 29 (Juli). Sekarang dia yang ngeluarin izin, dia dibatalin juga, yasudah," tandasnya.
Adapun GPBSI ini mewakili para pengusaha bioskop yang terdiri dari Cinema XXI, CGV, Cinepolis, Dakota Cinema, Platinum, dan New Star Cineplex.
Sebelumnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberikan lampu hijau bagi pengelola bioskop untuk dapat kembali beroperasi.
Aturan itu tertuang dalam SK Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta 140/2020. Namun karena kasus virus corona baru alias Covid-19 kembali melonjak, maka pembukaan bioskop ditunda.