INDUSTRY.co.id, Lumajang - Tempat wisata Perkebunan Teh Kertowono yang dikelola oleh PTPN XII Kertowono di Desa Gucialit Kecamatan GuciAlit dengan jarak tempuh kurang dari 55 km dari pusat kota.

Kebun Teh Kertowono, Gucialit Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Hamparan warna kehijauan dari dedaunan tanaman teh, suasana dan udara yang sejuk, serta pemandangan gunung terpampang jelas menjadi pemandangan yang dapat memanjakan mata.

Gucialit sendiri berada Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Dengan luasan sekitar 2267,97 hektare, terdapat perkebunan teh serta pemandangan yang dapat memikat mata Anda.

"PTPN XII Kertowono ini berdiri sejak tahun 1910, untuk komoditas awal yakni kopi dan kina, namun pada saat era pemerintahan silih berganti, akhirnya ditetapkan komoditas andalanya berupa teh," ujar Yoga selaku Tata Usaha di Pabrik Teh PT. Perkebunan Nusantara XII (PTPN) kepada Industry.co.id, di Lumajang, Senin (10/4/2017).

"Teh yang dihasilkan asal perkebunan Kertowono ini sudah dieskpor sampai Eropa, bahkan Asia hingga Timur Tengah," sambungnya.

Untuk teh yang dipasarkan yakni Eropa yang meliputi Inggris, dan Swiss. Untuk Asia meliputi Jepang dan Malaysia serta di Timur Tengah, Saudi Arabia.

Menurutnya, PTPN XII mempunyai tiga unit pabrik pengelolaan teh, yang pertama di Kabupaten Lumajang, Malang dan yang ketiga di Kabupaten Blitar. Dari ketiga unit pabrik teh, mempunyai karakter yang berbeda-beda. Mulai dari aromanya yang dihasilkan dari kultur tanahnya, ketinggian serta cuacanya.

"Orang Inggris sangat menyukai teh hitam di Perkebunan Teh Kertowono ini, karena strengh serta kepekatan yang terkandung di dalam teh kita," pungkas Yoga.

Untuk bisa menuju ke Perkebunan Teh Kertowono ini Anda bisa melewati akses dari arah barat yakni, Surabaya ke timur ke Probolinggo dan menuju ke arah selatan jalur Jember, atau bisa melewati jalur Malang.

Untuk mendapatkan teh asli Kertowono saat ini tidak sulit, karena sudah memasuki pemasaran di daerah Lumajang, serta Teh asal Kertowono ini sudah diekspor ke Eropa, Asia serta Timur Tengah, dan juga teh besutan PTPN XII mendapat peringkat kedua menjadi teh terbaik di dunia setelah India.