Pelindo IV Lakukan Ekspor Perdana 18 Ton Serabut Kelapa dari KNP

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 11 Juli 2020 - 08:15 WIB

Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi bersama Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi lepas ekspor perdana serabut kelapa
Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi bersama Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi lepas ekspor perdana serabut kelapa

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) melakukan ekspor perdana sebanyak satu kontainer serabut kelapa (coco fiber) dari Kendari New Port (KNP) di Sulawesi Tenggara ke Weifang, China.

Ekspor perdana tersebut dilepas langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi bersama Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi di Terminal Petikemas KNP, pada Selasa 7 Juli 2020 lalu.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Prasetyadi mengatakan ini adalah kegiatan ekspor perdana yang dilakukan pihaknya di era new normal. “Ini adalah kegiatan ekspor perdana kami di era new normal, meskipun secara keseluruhan kegiatan operasional di Pelindo IV tetap berlangsung meski ditengah pandemi Covid-19,” kata Prasetya (11/7/2020).

Prasetyadi menuturkan, sejak resmi beroperasi pada akhir Maret 2019, Kendari New Port sudah siap melayani kegiatan ekspor. Dia berharap dukungan dari pemerintah daerah untuk selalu memacu dan merangsang para pengusaha lokal agar secara kontinyu melakukan ekspor komoditas dari wilayah paling tenggara di Pulau Sulawesi ini. 

Adapun komoditas yang diekspor pada hari itu (Selasa), yakni sebanyak 24 ton serabut kelapa dengan nilai sekitar Rp54 juta per kontainer. Di Negeri Tirai Bambu, serabut kelapa ini nantinya akan dijadikan bahan baku pembuatan jok mobil, spring bed dan lain sebagainya.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi mengapresiasi dan mendukung ekspor perdana serabut kelapa tersebut, yang diharapkan bisa berkelanjutan. “Sultra memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan dan bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi harus dikelola dengan baik dan maksimal,” ujarnya.

Dia berharap, produksi serabut kelapa nantinya bisa mencapai 3 juta ton per bulan. Hal itu untuk mendukung dan memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun ekspor. Ali juga mengatakan akan mendorong pimpinan daerah di 17 kabupaten dan kota di Sultra untuk menggali potensi daerahnya masing-masing. 

Pihaknya juga berencana menggelar pertemuan dengan para kepala daerah untuk mengumpulkan pengusaha di Sultra yang memiliki potensi untuk melakukan ekspor. “Nantinya, produk-produk milik pengusaha lokal yang memiliki potensi ekspor itu akan didorong untuk melakukan proses ekspor melalui Kendari New Port.” kata Ali.

Semua administrasi, lanjut dia, bisa melalui Kendari. “Dukungan kita, kalau ada kebutuhan infrastruktur akan kita berikan semua. Seperti di area pelabuhan, ada pembuatan jembatan, itu akan saya support sehingga seluruh akses menuju pelabuhan bisa menjadi mudah,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian Kendari, Prayatno Ginting mengungkapkan, selain Cocoa Butter, wilayah Sultra juga memiliki beberapa komoditas yang dapat dijadikan komoditas unggulan, misalnya kopra, kakao, beras, jambu mete, cengkeh, jagung, lada, kemiri dan sarang burung walet.

Namun dia menyebut, saat ini komoditas dari Sultra masih lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik terlebih dahulu, baru kemudian diekspor ke wilayah lain, seperti jambu mete.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tim e-Sport Indonesia Siap Berlaga di Kejuaran e-Sport Dunia

Sabtu, 16 Januari 2021 - 15:30 WIB

Hebat! RRQ Hoshi, Alter Ego, Aerowolf dan Bigorton Wakili Indonesia di Kejuaraan e-Sport Dunia

Sebagai Dewan Pembina PB e-Sport, Bamsoet mengajak para fans e-Sport di Indonesia untuk bersatu memberikan dukungan kepada keempat Tim e-Sport yang akan bertanding tersebut. Jangan sampai para…

Satgas Kemanusiaan Marinir

Sabtu, 16 Januari 2021 - 15:00 WIB

Satgas Kemanusiaan Marinir Bantu Korban Banjir di Banjarmasin

Seluruh personel berikut perlengkapan diterbangkan dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, menggunakan pesawat angkut A-I327 Hercules TNI Angkatan Udara dengan waktu keberangkatan pukul 05.10…

Satgas Pamtas Yonif 642 Bersihkan Sampah dan Lumpur Pasca Banjir

Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:30 WIB

Satgas Pamtas Yonif 642 Bersihkan Sampah dan Lumpur Pasca Banjir

Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas bersama warga masyarakat, gotong royong membersihkan sampah dan lumpur yang terbawa banjir di lingkungan SDN 1 Jagoi Babang, Desa Jagoi Babang,…

Menparekraf Sandi Berenang di Mandalika

Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:10 WIB

Pamer Potret 'Nyebur' di Kuta Mandalika, Sandi Tuai Banjir Pujian Warganet: Pak Menteri Joss Banget!

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengunggah potret beberapa spot di pantai Mandalika Nusa Tenggara Barat yang disebutnya akan menjadi lokasi penyelenggaraa kegiatan olahrga Triathlon.…

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:00 WIB

Prajurit TNI Bantu Korban Gempa Majene dan Mamuju Sulbar

TNI telah memberangkatkan 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Batalyon Infanteri (Yonif) 721/Makkasau dan Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 8 dari Kodam XIV/Hasanudin. Sedangkan peralatan yang…