Atmosfer Multinasional Serta Beragam Program di President University

Oleh : Ayesha Nabila Kirana | Jumat, 26 Juni 2020 - 15:49 WIB

Ayesha Nabila Kirana
Ayesha Nabila Kirana

INDUSTRY.co.id - Pergantian tahun ajaran baru sudah di depan mata, sebagian besar siswa kelas tiga Sekolah Menengah Atas atau SMA pasti memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu perguruan tinggi atau universitas. 

Sebagaimana yang tercantum pada UU No 2 Tahun 1989, Pasal 16 Ayat (1), perguruan tinggi diselenggarakan untuk mempersiapkan peserta didik untuk menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan professional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan menciptakan ilmu pengetahuan teknologi dan kesenian. 

Banyaknya pilihan universitas serta jurusan untuk dipilih, pasti membuat para peserta didik kebingungan dan ragu untuk memilih universitas mana yang akan dituju. Apalagi saat ini, jenjang pendidikan, termasuk perguruan tinggi berlomba lomba untuk terus memperbagiki mutu universitas, salah satunya dengan menjadi universitas bertaraf internasional. Salah satu universitas yang terkenal dengan taraf internasionalnya serta dengan akreditasi A, adalah President University. 

Universitas yang berpusat di Jababeka Education Park, Cikarang ini adalah salah satu universitas berstandart internasional di Indonesia. Dengan menghadirkan 4 fakultas dengan 13 pilihan program studi, para mahasiswa dapat memilih program studi yang diminati. 

Selain kurikulum internasional yang diterapkan, para mahasiswa dan staff serta pengajar juga menggunakan bahasa Inggris ketika kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. President University juga dikenal dengan komunitasnya yang multinasional, mulai dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negara seperti Cina, Laos, hingga Korea.

Yang uniknya lagi, President University tak hanya membekali para mahasiswanya dengan ilmu yang di dapat di dalam kelas, namun juga untuk menjadi insan manusia yang siap ketika ‘dilepas’ menjadi anggota masyarakat. Ini dikuatkan dengan satu departemen yang mungkin tidak dimiliki oleh kampus lain, yaitu Internship and Career Center (ICC) atau Pusat Magang dan Karier, yaitu program yang bertujuan untuk membantu mahasiswa untuk dipekerjakan sebelum mereka lulus. 

Dr. Jony Oktavian Haryanto, selaku Rektor dari President University pernah mengungkapkan dalam pidatonya, yang bertepatan dengan salah satu perhelatan wisuda, bahwa mahasiswa yang berkuliah di President University dibekali dengan praktik di lapangan, yang mana lingkungan kuliah terletak di Kawasan industri dan didukung oleh banyak perushaan multinasional yang bisa menjadi “laboratorium hidup’ bagi pada mahasiswanya. 

Pendidikan untuk segala lapisan masyarakat, President University pun memberikan beasiswa untuk pendidikan S-1, yang selalu rutin diadakan setiap tahunnya bagi para pelajar berprestasi hingga pengurangan biaya perkuliahan sebanyak 100%. Untuk informasi dan pendaftaran beasiswa bisa dilihat pada tautan ini. 

 

Ayesha Nabila Kirana, Mahasiswa President University 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Robert Alberts Pelatih Persib Bandung (Foto Dok PR)

Sabtu, 24 Juli 2021 - 18:00 WIB

Kebijakan Robert Alberts Soal Program Latihan Mandiri di Masa Perpanjangan PPKM

Pelatih PERSIB, Robert Alberts mengaku kesulitan dalam memantau pemainnya selama aktivitas latihan bersama diliburkan. Ia pun memberikan keleluasaan pemain untuk menakar kebutuhan latihan secara…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:50 WIB

Bantu Penanganan Covid-19, Menperin Agus 'Gercep' Siapkan 500 Fasilitas Isoman Dilengkapi Konsentrator Oksigen

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berperan aktif untuk mendorong percepatan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19 di tanah air. Berbagai langkah strategis telah dijalankan,…

Tempat Wisata di Venesia (Foto: Instagram/fabianalorenzon_tma)

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:15 WIB

Venesia Berhasil Lolos Dari Daftar Situs Warisan Dunia Dalam Bahaya UNESCO

Venesia baru saja berhasil menghindari atau lolos dalam daftar situs Warisan Dunia Dalam Bahaya UNESCO. Hal ini dikarenakan Italia kini melarang kapal pesiar besar bersandar di laguna Venesia.

Ilustrasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Online (ist)

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:02 WIB

Pahamify dan Xiaomi Ajak Siswa Sambut Tahun Ajaran Baru Penuh Semangat

Tahun Ajaran 2021/2022 baru saja dimulai beberapa waktu lalu. Di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda Indonesia, sekolah dilaksanakan dengan berbagai metode yang disesuaikan dengan keadaan…

Ilustrasi PLTS

Sabtu, 24 Juli 2021 - 15:32 WIB

Asosiasi Energi Surya Indonesia Minta Regulasi PLTS Atap Memihak Kepada Masyarakat

Revisi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No. 49/2018 belum juga selesai meski telah melewati pembahasan selama beberapa bulan.