INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang memuaskan sebesar 61,0% YoY, bergerak dari Rp7,2 triliun pada 2018 menjadi Rp11,6 triliun pada 2019. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN), Michael Steven seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
"Kontributor terbesar pendapatan masih berasal dari segmen teknologi dan digital, yang menyumbang 95,5% dari total pendapatan pada tahun 2019, dibandingkan dengan 88,2% pada tahun sebelumnya," ujar Michael Steven, Direktur Utama PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN), sumber melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi Industry.co.id pada Rabu (24/6/2020).
Selain itu, menurutnya, pendapatan KREN juga datang dari segmen teknologi dan digital yang berhasil membukukan peningkatan +74,4% YoY, naik dari Rp6,4 triliun pada 2018 menjadi Rp11,1 triliun pada 2019.
"Hasilnya, laba operasi dari segmen ini berhasil untuk mencatat pertumbuhan 48,8% YoY, melonjak dari Rp96,8 miliar pada 2018 menjadi Rp144,1 miliar pada 2019," jelasnya.
Kinerja tersebut diungkap Michael dihasilkan dari tiga strategi inti KREN, yakni pengayaan ekosistem digital, pemberdayaan jaringan distribusi, dan amplifikasi ekosistem melalui natural use-cases, telah membuahkan hasil yang luar biasa.
Pada tahun 2019, Perseroan berhasil secara agresif memperluas digital distribution channels, naik 111% YoY menjadi 160.000 titik, dari hanya 76.000 pada 2018.
"Dengan ini, Perseroan berharap untuk memperdalam penetrasi pasar dan melayani pelanggannya di seluruh negeri dengan lebih baik lagi," pungkasnya.