INDUSTRY.co.id - Sidoarjo- Dalam rangka Latihan Satuan Lanjutan II (LSL) TW.III TA.2020, Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir menggelar latihan terjun free fall di Lanudal Juanda, Sidoarjo, Rabu (24/06/2020).
Latihan terjun free fal diikuti oleh 85 prajurit yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir Letkol Marinir Sri Utomo, M.Si (Han), M.Tr. Opsla dengan menggunakan pesawat Cassa U-6206 Skuadron 600 Wing Udara Puspenerbal dengan Dropping Zone (DZ) berada lapangan bola Cemandi Sidoarjo.
Latihan tersebut bertujuan, untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan terjun payung (Free Fall) tingkat perorangan/tim guna menunjang pelaksanaan tugas pokok, baik operasi tempur darat maupun operasi amfibi. Latihan ini dilaksanakan selama 7 hari di mulai tanggal 22 sampai dengan 28 Juni 2020 serta diakhiri dengan penerjunan malam hari (terjun tempur) di daerah latihan Situbondo.
Sebelum melaksanakan penerjunan selalu diawali dengan pemeriksaan kesehatan, ground training dan briefing kepada seluruh peterjun serta evaluasi kegiatan untuk melihat hasil dari latihan yang telah dilaksanakan dengan harapan agar kemampuan prajurit Taifib selalu terjaga dan meningkat.
Komandan Batalyon Intai Amfibi 2 Marinir menyampaikan kepada seluruh peterjun agar selalu siap serta serius dalam melaksanakan setiap kegiatan penerjunan dengan tetap memperhatikan prosedur keamanan latihan, serta memperhatikan protokol kesehatan dengan menggunakan masker pada saat kegiatan.
Sementara itu di tempat terpisah, prajurit Yonif 6 Brigif 1 Mar Bina Mental, Kemampuan Dan Ketahanan Fisik
Dalam rangka menguji kemampuan dan ketahanan fisik serta untuk melatih mental sebagai prajurit petarung yang tangguh, prajurit Nanggala Yonif 6 Brigif 1 Marinir melaksanakan Cross Country yang diselenggarakan di sekitar Kesatrian Marinir Hartono Cilandak Jakarta Selatan, Rabu, (24/06/2020).
Dalam kegiatan Cross Country Prajurit Nanggala Yonif 6 Marinir yang terdiri 1 Peleton dalam pelaksaaannya setiap perorangan wajib membawa beban pack seberat 12 kg serta lari sesuai dengan rute yang telah ditentukan baik di dalam Kesatrian Marinir Hartono serta lingkungan sekitarnya, dengan jarak tempuh 8 km.
Sementara itu Komandan Batalyon Infanteri 6 Marinir Letkol Mar Dwi Hartono, M.Tr.Opsla., menyampaikan bahwa latihan Cross Country yang merupakan salah satu bagian dari jenis pembinaan kemampuan dan ketahanan fisik juga bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan mental prajurit agar Prajurit Yonif 6 Marinir selalu siap dan tangguh dalam menghadapi tugas-tugas yang diemban Batalyon Infanteri 6 Marinir kedepannya