INDUSTRY.co.id - Jakarta, Meskipun saat ini sering muncul sentimen negatif dari negara pengimpor produk kelapa sawit, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) menilai prospek sawit Indonesia masih cukup baik.
"Prospek baik tersebut karena industri sawit cukup kompetitif didukung dengan permintaan yang akan terus berkembang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi dan populasi," kata Direktur Eksekutif GAPKI, Fadhil Hasan di Jakarta, Rabu (12/4/2017).
Menurut Fadhil, negara-negara di Afrika, Timur Tengah, Pakistan dan Bangladesh merupakan negara yang memiliki pertumbuhan cukup pesat.
"Jadi kita tetap optimistis meski banyak tantangan, seperti salah satunya sentimen negatif dari negara-negara importir terutama Eropa. Negara Eropa menjadi pihak yang paling lantang menyerukan sentimen negatif berlandaskan lingkungan karena persaingan dagang, mengingat Eropa juga menghasilkan minyak nabati dari rapeseed dan biji bunga matahari," papar dia.
Fadhil menambahkan, ekspor Crude Palm Oil (CPO) Indonesia ke Eropa hanya sekitar 4 juta ton per tahun atau sebesar 20% dari total ekspor CPO. Negara terbesar pengimpor CPO Indonesia adalah India, yakni di angka sekitar 6 juta ton per tahun.
"India paling banyak, kemudian Eropa, Tiongkok, Pakistan, Bangladesh, Afrika dan Amerika," ujar Fadhil. (Hry/ Imq)