INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah kembali menaikkan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebanyak Rp18 triliun menjadi total RpRp695,2 triliun.
"Keuangan yang kita kelola situasinya bergerak terus, programnya akan terus bergerak, kita berkoordinasi dengan kementerian lain," Kata Sri Mulyani dalam video conference bertajuk 'APBN Kita', di Jakarta, pada Selasa (16/6/2020).
Alokasi dana PEN, diungkapkan menkeu, sangat dinamis mengikuti kebutuhan untuk memastikan ekonomi pulih dengan cepat.
Diungkapkan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti, pemerintah juga menaikkan anggaran untuk pemda sebesar Rp4 triliun. Anggaran itu diberikan lewat BLU Kemenkeu, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Selain itu, pemerintah menaikkan cadangan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari yang semula Rp8,7 triliun menjadi Rp9,1 triliun.
Kenaikan ini untuk membantu APBD yang tertekan karena pemda melakukan refocusing dan realokasi anggaran penanganan covid-19.
"Sudah ada 537 daerah yang telah realokasi anggaran dengan total Rp71,7 triliun," pungkasnya.