Bank Mayapada Perusahaan Dato Sri Tahir Disebut Tengah Hadapi Permasalahan, Yusril: Itu Hoax, Kami Akan Ambil Langkah Tegas!

Oleh : Candra Mata | Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:51 WIB

Dato Sri Taher Pemilik Bank Mayapada bersama Kuasa Hukum Yusril Ihza Mahendra
Dato Sri Taher Pemilik Bank Mayapada bersama Kuasa Hukum Yusril Ihza Mahendra

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kuasa Hukum Bank Mayapada International Tbk, Yusril Ihza Mahendra dari IHZA & IHZA Law Firm, membantah berbagai rumors yang menyebutkan Bank Mayapada menghadapi masalah sehingga tidak mampu membayar dana nasabah.

Yusril Ihza Mahendra bersama Kenia Mahendra dan Yuri Kemal beserta Tim Lawyer Dato Sri Tahir memberikan klarifikasi terhadap rumors yang beredar terkait permasalahan yang tengah dihadapi PT Mayapada International Tbk.

"Kami selaku kuasa hukum mengklarifikasi berita yang beredar terkait PT Mayapada International Tbk memiliki permasalahan merupakan kabar bohong atau berita Hoax!," tegas Yusril melalui keterangannya kepada Industry.co.id Sabtu sore (6/6).

Hal itu dikemukakan Yusril menjawab maraknya pemberitaan di media sosial yang mengatakan Bank Mayapada bermasalah.

Asal tau saja, dimasa sulit akibat pandemi COVID-19, pemilik Bank Mayapada Dato Sri Prof Dr Tahir MBA telah menambah modal bank itu sebanyak 3,75 Trilyun pada bulan April 2020 dan akan ditambah lagi 750 Milyar akhir tahun ini. Sehingga seluruhnya berjumlah 4,5 Trilyun. 

Dengan tambahan modal sebesar itu, Bank Mayapada benar-benar dalam kondisi sehat dan tidak mempunyai masalah apapun dengan nasabah.

Sebagai Kuasa Hukum Bank Mayapada, Yusril memperingatkan siapa saja yang sengaja maupun tidak sengaja menciptakan rumor yang merugikan Bank Mayapada dan industri perbankan nasional pada umumnya serta seluruh para nasabah. 

"Kami akan mengambil langkah tegas dengan mempidanakan mereka agar jera dalam menyebar rumor dan hoax," kata Yusril mengakhiri keterangannya.

Sebelumnya, Bank Mayapada sendiri telah memberikan klarifikasinya dalam keterangan resmi tanggal 18 Mei 2020. 

Menurut Direktur Utama PT Bank Mayapada Tbk Hariyono Tjahrijadi bahwa temuan yang bersifat administratif dan operasional yang disebutkan dalam pemberitaan adalah hasil audit pada 2019.

Dan seluruhnya sudah diselesaikan dengan tenggat waktu, aturan, dan ketentuan yang berlaku," tegasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi lahan pertanian kekeringan (Foto Ist)

Rabu, 15 Juli 2020 - 18:00 WIB

Waspada Sejumlah Wilayah di Indonesia Alami Kekeringan Meteorologis

Berdasarkan hasil monitoring kejadian hari kering berturut-turut dan prediksi probabilistik curah hujan dasarian, terdapat indikasi potensi kekeringan meteorologis hingga 2 (dua) dasarian ke…

Menkeu Sri Mulyani

Rabu, 15 Juli 2020 - 17:20 WIB

Pesan Haru Menkeu Ke Karyawan DJP: Kita Jadi Tulang Punggung Negara Wajib Kerja Keras, Tapi Tetap Hati-hati, Sayangi Keluarga Anda, Jaga Mereka

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa situasii pandemi COVID-19 masih menimbulkan kekhawatiran angka penularan yang tinggi. Namun, sebagai salah satu institusi yang…

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita (dok INDUSTRY.CO.ID)

Rabu, 15 Juli 2020 - 17:10 WIB

Ditengah Pandemi, Menperin AGK Tegaskan Pemerintah Tetap Fokus Implementasikan Industri 4.0

Indonesia telah menyatakan kesiapan sektor manufaktur untuk bertransformasi ke arah era industri 4.0. Hal ini dibuktikan melalui peluncuran peta jalan Making Indonesia 4.0 sejak tahun 2018,…

Oracle

Rabu, 15 Juli 2020 - 17:00 WIB

Oracle Rilis Inisiatif Baru ‘Oracle Dedicated Region Cloud@Customer’

Didorong oleh permintaan pelanggan yang kuat, Oracle hari ini mengumumkan Oracle Dedicated Region Cloud@Customer, suatu sistem cloud pertama yang dirancang sesuai dengan wilayah dan dikelola…

Pasien Suspect Virus Corona (Liputan6.com)

Rabu, 15 Juli 2020 - 16:50 WIB

Sungguh Terlalu, DPR 'Endus' Permainan Nakal RS Sengaja Buat Pasien Negatif jadi Positif Covid-19 Demi Insentif

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengadu kepada Terawan tentang adanya rumah sakit 'nakal' di sejumlah daerah. Menurutnya, rumah sakit tersebut sengaja membuat pasien dinyatakan positif COVID-19…