Alhamdulilah...Akhirnya 14 Perjanjian Penyesuaian Harga Gas Ditandatangani Kontraktor KKS dan Pembeli dari Sektor Industri

Oleh : Hariyanto | Kamis, 28 Mei 2020 - 15:31 WIB

Ilustrasi Migas
Ilustrasi Migas

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Sebanyak 14 Perjanjian Penyesuaian Harga Gas Bumi ditandatangani oleh 4 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) dan 11 pembeli gas bumi untuk sektor industri pupuk, baja, dan sektor Industri melalui pemilik fasilitas pipa.

Penandatangan disaksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif dan Kepala Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Dwi Soetjipto secara virtual pada Rabu (20/5/2020) lalu.

“Jumlah total volume yang ditandatangani ini lebih dari 330 BBTUD,” kata Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto melalui keterangan pers yang dikutip INDUSTRY.co.id, Kamis (28/5/2020).

Jumlah volume ini berkisar 28 persen dari total volume sebesar 1.188 BBTUD yang diatur dalam Kepmen ESDM No 89K/2020 tentang Tata Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri.

“Untuk volume gas lainnya, kami sedang melakukan finalisasi perjanjian-perjanjian dengan melakukan diskusi antara pembeli dan penjual. Dalam hal ini SKK Migas bertindak sebagai supervisi,” tambah Dwi.

Penandatangan ini merupakan tindaklanjut atas Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 8 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan Pengguna dan Harga Gas Bumi Tertentu di Bidang Industri dan Keputusan Menteri ESDM Nomor 89K tahun 2020.

Melalui kedua beleid ini, Menteri ESDM menetapkan harga gas bumi dititik serah pengguna gas bumi dengan harga US$ 6/MMBTU. Penetapan ini diperuntukan bagi pengguna gas bumi yang bergerak di bidang industri yang terdiri atas industri pupuk, petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, dan sarung tangan karet.

Dwi menjelaskan, SKK Migas mendukung penuh pelaksanaan Permen ESDM Nomor 8 tahun 2020 dan Kepmen ESDM No 89K/2020. Langkah-langkah aktif dilakukan segera setelah aturan tersebut dikeluarkan, antara lain melakukan sosialisasi dan diskusi dengan Kontraktor KKS, mengeluarkan surat instruksi kepada KKKS bahwa pemberlakuan penyesuaian harga gas di hulu adalah sejak 13 April 2020, hingga berkoordinasi dengan stakeholders, termasuk Kementerian Keuangan terkait implementasi penyesuaian bagi hasil, yang akan dituangkan lebih lanjut dalam Petunjuk Teknis (Juknis).

Sesuai kebijakan yang telah dikeluarkan Pemerintah, penyesuaian harga gas di Hulu tidak akan menganggu bagian Kontraktor. Penyesuaian harga gas hulu akan mengurangi penerimaan negara bukan pajak dari penjualan gas.

“Dengan tidak terganggunya penerimaan Kontraktor diharapkan iklim investasi migas di Indonesia tetap dapat dijaga,” kata Dwi.

Penerimaan negara bukan pajak dari penjualan gas akan berkurang, namun diharapkan negara akan mendapatkan timbal balik yang lebih tinggi lagi melalui pengurangan subsidi, peningkatan penerimaan dari dividen, dan peningkatan penerimaan dari pajak.

“Di sisi lain, penurunan harga gas diharapkan memberikan multiplier effect berupa peningkatan produktivitas industri serta penyerapan tenaga kerja,” kata Dwi.

Penyesuaian harga gas ini, kata dia, menjadi bukti nyata sektor migas sudah menjadi penggerak roda perekonomian nasional. Dalam kondisi sulit karena COVID-19 dan pelemahan ekonomi global, diharapkan penyesuaian harga gas akan menjadi insentif yang baik bagi sektor Industri.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Robert Alberts Pelatih Persib Bandung (Foto Dok PR)

Rabu, 23 September 2020 - 18:00 WIB

Ini Alasan Pelatih PERSIB Robert Berikan Sesi Latihan Bek Lebih Awal

Pelatih Robert Alberts mengungkapkan pentingnya materi latihan yang spesifik bagi pemain di setiap posisi. Oleh sebab itu, dalam agenda latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu 23…

Ilustrasi obat-obatan (Tribun)

Rabu, 23 September 2020 - 17:45 WIB

Kemenperin Manfaatkan Balai Besar Kimia Tingkatkan Riset Bahan Baku Industri Farmasi

Kementerian Perindustrian terus mendorong pemanfaatan sumber daya lokal sebagai bahan baku industri farmasi di dalam negeri.

Tanaman talas hasil pertanian lokomotif Pandeglang

Rabu, 23 September 2020 - 17:18 WIB

Talas Beneng, Produk Ekspor Unggulan Kabupaten Pandeglang

Di masa pandemi ini permintaan luar negeri untuk Talas Beneng ternyata tidak menyurut. Selain Belanda, ada lima negara baru yang menampung hasil panen Talas Beneng asal Pandeglang. Pemerintah…

Coca Cola Serahkan Bnatuan Ambulans ke PMI

Rabu, 23 September 2020 - 17:00 WIB

Coca Cola Serahkan Bantuan Ambulans ke PMI

Penyerahan bantuan kepada PMI merupakan realisasi bertahap dari kontribusi Coca-Cola yang telah disalurkan melalui Palang Merah Indonesia untuk mendukung upaya bantuan darurat dan kemanusiaan…

Kilang Plaju

Rabu, 23 September 2020 - 16:55 WIB

Kilang Plaju Milik Pertamina Ini Hasilkan Polypropylene untuk Bahan Baku Plastik Kemasan

Kilang Polypropylene Plaju adalah satu-satunya kilang penghasil biji plastik yang dimiliki Pertamina saat ini. Dibangun pada tahun 1993, RU III menghasilkan biji plastik dengan kualitas yang…