INDUSTRY.co.id, Jakarta - Dhyani Prima merupakan salah satu peserta sekaligus owner dhy's yang mengikuti Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2017. Dhys's salah satu brand pakaian muslim ini merupakan peserta gagasan dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
"Waktu itu saat mengikuti Indonesia Fashion Week, ada pihak dari Kementerian Perindustrian, lalu menawarkan kalau misalkan ikut show atau exhibition di dalam atau luar negeri bagaimana? saya jawab iya, karena menurut saya itu peluangnya bagus sekali," ujar wanita berhijab ini kepada Industry.co.id, di Jakarta, Kamis (6/4/2017).
Ini merupakan tahun kedua Saya mengikuti MUFFEST, sambungnya Ia. Sebelumnya, MUFFEST tahun lalu bertempat di outdoor. Kalau dilihat dari fasilitas, Saya lebih senang di sini, kalau di ballroom lebih nyaman, dibandingkan yang kemarin di tenda.
"Untuk MUFFEST tahun ini, saya perkirakan lonjakan pengunjung nanti saat weekend karena kalau hari biasa kaya gini banyak yang kerja, kan kalau weekend mereka banyak yang mengejar diskon," kata Dhyani.
Untuk bahan yang digunakan di MUFFEST 2017 ini, Saya padukan busana syar'i dengan bahan dari sutera Makassar.
"Kebetulan Saya kemarin baru dari Makassar, makanya saya beli bahan sutera dari sana. Kalau MUFFEST tahun lalu, saya padukan dengan kain tenun dari Lombok, ini semua Saya yang desain" ungkap Dhyani.
Sesuai dengan arahan MUFFEST 2017 yang menggabungkan industri lokal dan internasional, Dhyani menggabungkankan dengan berbagai jenis bahan, yakni dengan sutera asal Makassar.
"Saya ingin berinovasi sekaligus ingin mengenalkan bahwa produk Indonesia bagus juga dan sekaligus memperkenal ciri khas di daerah masing-masing lewat busana muslim," kata dia.
Sambungnya, pakaian syar'i dengan bahan sutera Makssar ini menonjolkan warna dan motifnya yang berwarna cerah. Untuk busana syar'i non busana pesta, dibanderol harga mencapai Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta. Sedangkan, untuk busana pesta, dibanderol harga Rp 2 juta, agak lebih mahal karena pasti banyak payet dan hiasan lainnya.
Mudah-mudahan, lanjut dia pendapatan MUFFEST tahun ini diharapkan lebih dari Rp 50 juta, karena tahun lalu targetnya melebihi, semuanya tergantung pada banyaknya pengunjungnya banyak dan tergantung promosi.
"Saya berharap fesyen muslim di Indonesia semakin berkembang, dan mudah-mudahan cita-cita kita semua di tahun 2025, Indonesia akan menjadi kiblat muslim di dunia," pungkas Dhyani Prima.