INDUSTRY.co.id - Jakarta - Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) tidak henti-hentinya tetap membangun optimisme dan memberikan semangat kepada kalangan pengusaha muda khususnya Badan Pengurus Daerah (BPD) maupun Badan Pengurus Cabang (BPC) secara luas di tengah pandemi Covid-19.

Advertisement

Kali ini, BPP HIPMI menyelenggarakan virtual meeting bertajuk "Ngobrol Santai di bulan Ramadhan" bareng Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H Maming dengan BPD dan BPC se-Indonesia, serta 1.000 kader HIPMI yang dilakukan secara live streaming di aplikasi virtual.

Mardani mengatakan, ini merupakan suatu kegiatan yang diapresiasi olehnya karena kegiatan ini didukung dan disambut baik oleh kawan-kawan HIPMI di seluruh Indonesia. 

Advertisement

Dirinya pun memberikan semangat dan memotivasi kepada para kader HIPMI di seluruh Indonesia untuk tetap berkreasi, berinovasi, dan berkarya meski dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Dalam ngobrol santai ini, kita juga memperkenalkan para pengurus HIPMI atau pengurus inti. Kepada semua ketua bidang BPP HIPMI bisa berkoordinasi dengan kawan-kawan pengurus BPD dan BPC HIPMI di seluruh Indonesia untuk kita siapkan solusi bagi pengusaha di HIPMI yang usahanya terdampak di wabah pandemi ini," ujar Mardani, kepada Industry.co.id Senin (11/5).

Advertisement

Seperti kebijakan stimulus keuangan restrukturisasi atau keringanan kredit. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pemerintah dan Bank Indonesia (BI) mengeluarkan berbagai kebijakan stimulus keuangan untuk memberikan ruang bagi sektor usaha yang terdampak secara langsung maupun tidak langsung akibat pandemi Covid-19.

"Misalnya seperti berhubungan soal relaksasi kredit berupa penangguhan cicilan dan bunga bagi sejumlah sektor usaha dan khusus pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bahwa OJK telah memberikan kelonggaran relaksasi kredit untuk nilai kredit di bawah Rp 10 miliar, bisa koordinasi kepada ketua bidang keuangan dan perbankan, serta melaporkannya," ucapnya.

Advertisement

Diharapkan, semoga sektor usaha masih tetap berjalan dari dampak penyebaran pandemi Covid-19 ini. OJK terus membantu pemerintah dengan memberikan ruang pelonggaran kepada sektor usaha, termasuk UMKM agar diringankan pembayaran kredit atau pembiayaannya serta dimudahkan untuk kembali mendapatkan kredit atau pembiayaan dari perbankan dan perusahaan pembiayaan.

"Relaksasi kredit dari pemerintah apabila terjadi kendala di lapangan, bisa berkoordinasi dengan bidang terkait. Berinvestasi juga harus hati-hati dalam pandemi Covid-19 ini. Kawan-kawan kalau ada masalah di perbankan soal relaksasi untuk pembayaran bunga bank untuk minta penundaan bunga ada diskon 3 persen maksimal, tergantung lobi dari kebijakan bank masing-masing. Permasalahan yang ada ini kita sharing," ungkapnya.

Mantan Bupati Tanah Bumbu Kalimatan Selatan itu melanjutkan, pihaknya melakukan berbagai hal juga untuk menunjukkan bahwa meski pandemi Covid-19 melanda seluruh negeri bahkan dunia, tetapi tidak boleh putus asa dan merasa pesimistis. 

Tetapi semua harus yakin bisa menghadapi secara bersama-sama. Pemerintah pun tidak mungkin bisa menyelesaikan sendiri tanpa kebersamaan dari masyarakat yang ada di negeri ini.

"Untuk menghadapi pandemi Covid-19 ini, kita sudah luar biasa berjuang meski adanya penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di bulan puasa. Sehingga, kawan-kawan keluarga besar HIPMI bisa untuk tetap bertahan. Untuk tidak pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan saja ini sudah luar biasa," ucapnya.

Dia berharap, arahan dan pencerahan yang diberikannya membuat semua yang terlibat khususnya para pengurus BPD dan BPC HIPMI yang ada di seluruh Indonesia bisa tetap melaksanakan tugas-tugas sebagaimana yang sudah menjadi tekad awal. 

Menurutnya, kegiatan-kegiatan seperti ini akan semakin diperbanyak di tengah-tengah kegiatan-kegiatan fisik yang harus dihentikan semuanya.

"Aspirasi dari para pengurus BPD dan BPC HIPMI mempunyai program-program yang luar biasa. Dengan diadakannya silaturahmi ini, kita semua bisa saling sapa kepada kader-kader di seluruh Indonesia. Jaga kekompakan BPD dan BPC HIPMI di seluruh Indonesia, butuh toleransi dan tolong-menolong dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini," ungkapnya.