INDUSTRY.co.id, Jakarta - Segala upaya yang disudah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kepaluan Selayar untuk meningktakn wisatawan nusantara dan mancanegara. Melalui serangkaian kegiatan kalender event pariwisata yang akan diselenggarakan tahun 2017 ini.
Menurut Muh. Basli Ali selaku Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar, mengatakan, "Potensi wisata bahari di Selayar sangat luar biasa, ada beberapa diver yang datang ke sini, dan mereka merasa puas," ujarnya saat acara 'Selayar Tourism Investmen Forum 2017 di Jakarta, Senin (3/4/2017).
Ia melanjutkan, di Kabupaten Kepulauan Selayar, ada beberapa titik di seluruh pantai yang ada di selayar, untuk para diving yang mempunyai kekayaan bawah laut.
"Pada tahun 2016, sudah sekitar ada 8 ribu pengunjung yang datang ke Selayar, pengunjung tersebut dari nusantara dan mancanegara," kata Basli dan untuk tahun 2017,Kami menargetkan kalau bisa lebih dari 10 ribu," sambung Basli.
Di Kabupaten Kepulauan Selayar terdapat 135 destinasi wisata, dan yang telah disepati melalui badan promosi dan beberapa komunitas pecinta pariwisata Indoneisa, sudah menetapkan akan ada 50 event pariwisiata di tahun 2018, dan untuk 2017 sudah bertahap.
"Untuk kalender event sudah ada beberapa yang terlaksana misalnya, di Pantai Sunari, itu beruapa memperkenalkan tradisional, lalu miracle night, trail adventure dan ada beberapa promosoi yang menampilkan seluruh adat budaya," ungkapnya Muh. Basli Ali selaku Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar.
Berikut ini Kalender Event yang diselenggarakan yakni "Festival Pesona Takabonerate 2017"
1. Ceremony Festival Personal Takabonorate 2017 (16 September 2017)
- Spesial kolaborasi seni tari dan musik klask dari India dan Selayar
- Tari massal kolaborasi permainan rakyat
2. Underwater Exhibition (17 - 18 September 2017)
- Spot JWP (Jinato Paradise Wal)
- Wall reef Latondu
- Ibel orange (Tinabo)
- Magic wall (Pantai Timur)
3. Tour Wisata Takabonerate (17-18 September 2017)
- Jelajah pulau Suku Bajo (Rajuni Kiddi')
- Lomba permainan rakyat:
*Lomba bangkeng ka'daro
*Lomba rongkong-rongkong jangang
*Lomba akkarompa