INDUSTRY.co.id - Serang, Seorang warga Serang yang diduga tidak makan selama dua hari dan hanya minum air galon, dikabarkan telah meninggal dunia pada Senin (20/4/2020) pada pukul 15.00 WIB.
“Innalillahi wa innailahi roojiun. Telah meninggal dunia ibu Yuli, warga Lontar Kota Serang, Banten hari ini jam 15.00. Ibu Yuli viral menahan lapar tidak makan, cuma minum air galon selama dua hari dampak penanganan Covid-19 yang lambat. Semoga husnul khotimah. Amiin,” sebut isi pesan berantai yang diterima redaksi Industry.co.id melalui media sosial Whatsapp Senin malam (20/4).
Pihak kecamatan Serang membenarkan kejadian tersebut.
"Benar, mendiang meninggal pada pukul 15.00 WIB," ucap Camat serang Tb. Yassin melalui keterangannya kepada wartawan melalui pesan singkatnya Senin (20/4).
Tb Yassin mengaku, Ia mendapatkan laporan tersebut dari pihak kelurahan setempat.
“Infonya saya dari pak lurah melalui telepon bahwa bu Yuli telah meninggal dunia," sebutnya.
Sementara terkait penyebab meninggal, Camat Serang tersebut tidak mengetahui secara pasti.
“Saya kurang tahu itu karena apa-apanya meninggal dunia. Yang saya tahu itu ketika almarhum sedang dibawa ke Puskesmas Benar Singandaru, sebelum sampai sudah tidak ada nyawa (meninggal dunia),” pungkasnya.
Sementara itu, M Holik (49) kini meratap sedih karena kehilangan istri tercintanya, Yulie Nuramelia (43), Senin (20/4/2020).
Bukan gegara virus COVID-19, melainkan karena tak makan selama dua hari. Petugas pemungut sampah di perumahan ini tak sanggup memberi makan istrinya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang Poppy Nopriadi mengatakan pihaknya baru mendapat kabar soal kondisi Holik dan istrinya beberapa hari lalu.
"Dikabarkan keduanya selama dua hari hanya minum air putih," ujar Poppy dilansir dari laman Detikcom Selasa (21/4).
Menurutnya setelah mendapat laporan tentang kondisi Ibu Yulie yang sempat tidak makan dua hari, pihaknya langsung bergerak memberikan bantuan.
"Setelah ada berita bahwa keluarga (itu) nggak makan, kami langsung ngasih bantuan," katanya.
"Dari provinsi siangnya disana, ngasih bantuan, masih bisa komunikasi sehat, sorenya meninggal," jelasnya.