INDUSTRY.co.id - Manusia pada dasarnya diciptakan untuk sukses, namun seiring perjalanan hidupnya banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kesuksesan seseorang. Pada prinsipnya kembali kepada diri kita, karena sebenarnya diri kita ini ibarat komputer, ada hardware dan softwarenya. Jadi menurut Anda, Program Pikiran untuk manusia itu make sense atau tidak? 

Yuk simak untuk menambah referensi Anda.

Saat Anda membeli komputer biasanya sudah beserta hardware bawaan pabrik dan software standard. Namun jika sudah bicara program software tambahannya ya akan sangat tergantung dari sang empunya tentunya.

Jika Anda seorang seorang arsitek, maka dia mungkin akan menginstall program untuk design arsitek.

Lain lagi jika Anda seorang entrepreneur, mungkin Anda akan menginstall software untuk trading, akutansi, neraca laba/rugi, dan lain-lain.

Beda lagi jika Anda adalah anak muda atau Milenial mungkin akan dipenuhi sosial media, gamer,  aplikasi dan multuimedia. 

Apa yang Anda lihat? Ya betul, Anda mempunyai kebebasan untuk memilih Program Pikiran sesuai dengan apa yang menjadi prioritas Anda.

 

Untuk memperjelas perumpaman di atas, maka tubuh Anda berlaku sebagai Hardware nya dan otak/pikiran Anda adalah Software nya. Pada titik ini kita sepakat bahwa pada dasarnya kita bisa menjalankan Program Pikiran untuk kesuksesan hidup. Dunia dan akhirat tentunya.

Memprogram pikiran dapat dilakukan dari hal-hal yang kecil, dimulai dari sekarang juga dengan Positive mind Dengan memandang segala kejadian, ujian, dan persoalan hidup dari sudut pandang yang positif.

Tahukah Anda bahwa pikiran Anda selalu bergerak sepanjang hari kurang lebih 60 ribu kali dalam segala macam bentuk pikiran? 

Dan yang perlu Anda catat baik-baik adalah 80% merupakan hal yang negatif. Wow…Coba Ana bayangkan apa yang akan terjadi jika Anda tidak dapat mengendalikan pikiran yang sangat liar tersebut, maka Anda akan dikendalikan olehnya bukan?

Apa yang harus Anda lakukan terkait WOW di atas? Saatnya Anda bercumbu dengan pikiran Anda!

Mulai saat ini marilah terus berlatih berpikir positif atas kejadian apapun. Dengan cara apa? Menggunakan REFRAME atau proses pencarian benefit/keuntungan di balik sesuatu hal yang dilakukan seketika, ketika kita menghadapi self objection (“keberatan” emosi, nafs yg negatif). Ini adalah teknik untuk membalikkan perasaan(nafs) negatif menjadi positif dengan cepat dalam ilmu NLP (Neuro Linguistic Programing).

Misal : emosi negatif, di kantor banyak kerjaan tapi karir nggak jelas (ceria di pantry dan tangga tetapi cemberut di ruangan kerja)

Reframe 1 : 

Justru itu keuntungan, saya bisa belajar lebih banyak (jadi semangat)

Reframe 2 : 

Saya akan terus tunjukkan kontribusi terbaik saya, jikapun perusahaan ini belum melihatnya, mungkin perusahaan lain akan melihatnya, atau dikasih jalan bisnis sendiri. (jadi lebih semangat bekerja)

Reframe 3 : 

Jika benar saya memang digaji dengan nilai di bawah kerjaan saya, Tuhan sangat mungkin menggantinya dengan rejeki yang lain. (Anda sudah mabuk cinta dan menyandarkan diri Anda kepada-Nya)

Hal real yang sangat sering ditemui adalah ketika kita macet di jalan raya. Saat kita merasa terburu-buru, maka semuanya jadi salah. Yang ngebut kita omelin, yang pelan seperti keong juga kita omelin. Dada menjadi sempit. Lain halnya jika kita lakukan Reframe: “Semua orang di jalan ini ingin cepat sampai ke tujuannya.” 

“Mungkin dia sudah kebelet pipis.” dan seterusnya. Meskipun tidak sempurna, setidaknya kita berjalan ke arah sana…seberapa dekat itu tidak usah dipikirkan karena tugas kita adalah menerapakan continuous improvement, sesuatu yang sangat familiar di telinga Anda bukan?

Hal tersebut merupakan praktek nyata dari NLP di Islam. Agama lain juga tentu mengajarkannya, meskipun mungkin ada perbedaan caranya.

Stop berujar apa salah dan dosa Anda. Kita adalah manusia yang memang bergelimang dosa…Lebih baik terus memperbaikinya ketimbang meronta yang justru akan membuat Anda semakin lelah dan lunglai.

Otak/pikiran yang tidak dikendalikan cenderung hanya memberikan alasan, bukan solusi. Di bawah ini adalah contoh sederhana bagaimana kita membalik keadaan menjadi lebih positif dalam menyikapi masalah kehidupan ini.

“Apa saja yang bisa saya lakukan untuk keluar dari masalah ini?”

“Pasti saya akan lebih baik dari sebelumnya”

“Saya akan fokus dengan usaha supaya bisa maju”

“Masalah ini menjadi tantangan buat saya untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya”.

Dengan kita program dari negatif menjadi positif maka otak/pikiran akan memberikan solusi dan keluar dari masalah.

“Sahabat semua yang berpikir sukses”

Pikiran tidak bisa membedakan pikiran negatif atau positif. Apa yang Anda program itulah yang akan merespon perintah anda. Kalau negatif dia akan merespon negatif kalau positif dia akan merespon positif, otak akan mengembangkan sesuai program Anda.

 

Jangan sekali-sekali sebelum Tidur berpikir negatif karena otak Anda seperti komputer yang dishutdown. Maka akan menyimpan/save program.

Menjelang tidur selalu bersyukurlah pada Tuhan dan program dengan pikiran yang positif. Saat Anda bangun, anda akan merasakan energi positif.

 

Seorang Motivator dunia yaitu Frank Outlaw mengatakan :

“Hati-hati dengan pikiranmu karena akan menjadi perkataanmu”

“Hati-hati dengan perkataanmu karena akan menjadi perbuatanmu”

“Hati-hati perbuatanmu karena akan menjadi karaktermu”

“Hati-hati karaktermu karena akan merubah nasibmu ”

Bisa ditarik garis merah/red line dari pikiran Anda bisa mempengaruhi kehidupan dan nasib Anda.

“Sahabat semua yang berpikir sukses”

Ayo mulai sekarang kita program pikiran kita menjadi hal-hal positif, hal-hal yang baik, karena Allah berfirman :

“Allah selalu bersama prasangka hambaNya”

“Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu merubahnya sendiri”

 

Dalam buku The Secret, “Dirimu adalah apa yang Anda pikirkan”

Motivator Islam dunia ternama, 

Dr.Ibrahim Elfiky :

“Berpikir besar dan mengejar impian-impian besar, hiduplah dengan kekuatan, hiduplah dengan memiliki tujuan, dan hiduplah dengan keyakinan, dengan pikiran positifmu.”

Jika belum memulai, jangan sampai kesibukan program kerja membuat Anda lupa untuk memprogram pikiran Anda.

Anda bisa mengukur seberapa greget Anda mulai memprogram pikiran Anda. 

Mengubah Negative Mind menjadi Positive Mind. 

Apabila Anda ingin mengubah dunia, ubahlah diri dan pikiran Anda, maka dunia akan berubah. Semua problem Anda berporos pada pikiran anda!

Bagaimana jika hal tersebut diaplikasikan untuk membangun Personality Power Anda, karyawan Anda, pimpinan organisasi Anda, team Anda, dan lainnya. Anda sudah tahu jawabannya. Berlatih sendiri memang bisa, namun jika Anda mampu invest untuk mendapatkan proses yang lebih cepat dengan pakarnya, kenapa tidak?  

Anaz Almansour:Motivator Kepribadian , Penulis Buku Zero Emotion