INDUSTRY.co.id - Jakarta- Di tengah-tengah pandemi wabah Virus Corona atau Covid-19 dan Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB), Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendirikan Dapur Umum untuk membantu warga yang membutuhkan dengan membagikan nasi bungkus kepada warga yang kurang mampu.
Komandan Kodim (Dandim) 0502/JU Kolonel Kav Trihandaka selaku Koordinator Dapur Umum TNI-Polri Percepatan Penanganan Covid-19 di Koramil Cilincing, Jalan Cilincing Landak No. 39, Jakarta Utara, Senin (20/4/2020) mengatakan bahwa di dalam 8 Wajib TNI salah satu isinya adalah membantu mengatasi kesulitan rakyat disekelilingnya, diantaranya warga yang terdampak Covid-19.
Dandim 0502/JU menyampaikan bahwa tujuan didirikannya Dapur Umum TNI-Polri adalah dalam rangka sedikit meringankan beban saudara-saudara kita (warga) yang sedang mengalami kekurangan. Dapur Umum di Koramil Cilincing, setiap harinya mampu mendistribusikan sekitar 900 nasi bungkus siap saji untuk dibagikan kepada warga (pagi, siang, malam) yang kurang mampu karena dampak Covid-19 dan PSBB.
Pembagian nasi bungkus dengan menerapkan physical distancing (pembatasan fisik) dan social distancing (pembatasan sosial) kepada warga di Kampung Kerang Hijau, Kel. Cilincing, Kec. Cilincing, dibantu pula oleh Babinsa, Babinkamtibmas serta aparat terkait, dengan cara dibagikan dari rumah ke rumah dan setiap kepala keluarga mendapatkan dua nasi bungkus, diharapkan cukup.
Personel yang mendukung kegiatan memasak berjumlah 22 personel secara bergantian. Selain itu, personel yang berada di dapur umum wajib mengikuti protokol kesehatan dan memeriksa suhu tubuh sebelum masuk ke lingkungan dapur, termasuk menjaga jarak saat sedang memasak.
Sementara itu Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menegaskan bahwa COVID-19 hanya dapat dicegah dengan kedisiplinan yang kuat dan semangat gotong royong yang dilakukan oleh seluruh elemen bangsa secara terus menerus tanpa terputus.
"COVID-19 hanya dapat dicegah dengan kedisiplinan yang kuat dan smenagat gotong royong. Mari gunakan masker, mari disiplin jaga jarak, mari disiplin hindari kerumunan. Ini harus dilakukan secara bersama-sama dan terus menerus tidak boleh terputus," kata Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto melalui keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (20/4).
Yurianto mengajak seluruh masyarakat untuk melawan COVID-19 dengan meningkatkan imunitas diri, tetap sabar dan tenang juga tidak panik, istirahat yang cukup dan teratur, jaga jarak, menggunakan masker, serta mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir.
Dia juga menekankan bahwa pencegahan COVID-19 harus dilakukan secara gotong royong mulai dari pemerintah pusat sampai ke desa, ke tingkat RT/RW, dan di keluarga.