INDUSTRY.co.id - Malang- Gerakan bersama yang digagas oleh Arema FC yang dinamakan bhakti untuk Arek Malang membagikan nasi bungkus kepada pekerja jalanan dan ojek online yang melintas di depan kantor Arema FC Jalan Mayjen Pandjaitan no 42 Kota Malang pada Sabtu (18/4/2020).
Kegiatan tersebut bekerjasama dengan masyarakat sekitar Kantor Arema FC dan Karang Taruna setempat. Media officer Arema FC, Sudarmaji menyatakan bahwa Arema FC bersama dengan masyarakat terpanggil dan ikut peduli untuk berbagi pada pekerja jalanan yang mencari nafkah ditengah merebaknya Covid-19.
"Mereka perlu dibantu karena sangat terdampak karena Corona, mereka masuk kategori pekerja harian, dengan membantu nasi bungkus ini diharapkan sedikit meringankan beban mereka" ungkap Sudarmaji.
Arema FC sendiri berharap kedepan masih banyak kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan oleh masyarakat dengan tujuan untuk berbagi bersama dan meringankan beban yang ditanggung oleh orang lain.
“Kami mngajak agar semua komponen yang lain juga melakukan aksi yang sama, semakin banyak yg membantu semakin diringankan bebannya" imbuhnya.
Kegiatan Bhakti untuk Arek Malang sendiri sudah berlangsung ketiga kalinya. Sebelumnya Arema FC ikut andil dalam pembagian sembako kepada masyarakat.
Seperti diinformasikan sebelumnya dari laman Arema FC, Kompetisi Liga 1 dihentikan atau ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan oleh PSSI. Dampak dari kosongnya jadwal pertandingan, latihan tim Liga 1 pun juga diliburkan. Selain karena penundaan juga kewaspadaan akan pandemi virus corona.
General Manager Arema FC Ruddy Widodo kepada wak media mengungkapkan timnya memberikan jatah pulang kampung untuk semua pemain dan pelatih asing yang dimiliki. Mereka boleh pulang, ke negara masing-masing selama masa penundaan kompetisi. Sejauh ini pemain asing asal Korea Selatan Oh Inkyun yang sudah pulang kampung terlebih dahulu.
“Kami sudah bicara dengan tim pelatih mengenai situasi ini. Kemungkinan tim baru bisa berlatih lagi pada 1 Juni setelah masa darurat corona. Trio latin dan pelatih masih di Malang belum pulang,” ujar Ruddy,