INDUSTRY.co.id - Jakarta, Hingga saat ini pasien terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 3.512 Orang, 306 tercatat meninggal sementara 282 pasien dinyatakan telah sembuh. 

Data tersebut disampaikan oleh Jubir Pemerintah untuk penganganan Covid-19 dr. Achmad Yurianto dilansir dari laman Kemkes Sabtu (11/4). 

Menurutnya terjadinya penambahan jumlah pasien konfirmasi positif covid-19 tersebut disebabkannoleh masih adanya penularan ditengah masyarakat. 

''Pasien konfirmasi positif Covid-19 diperkirakan terinfeksinya di lima atau enam hari lalu. Mari bersama-sama kita harus menyadari betul bahwa proses penularan di tengah masyarakat harus kita hentikan. Kita akhiri dengan menjaga jarak, memakai masker, tidak perlu keluar rumah jika tidak mendesak, kurangi risiko terpapar virus dengan tidak melakukan perjalanan ke manapun, tetap tinggal di rumah,' ungkap Yurianto. 

Untuk menekan tingginya resiko penularan, menurut Yurianto pemerintah telah menegaskan kepada ASN, Polri, TNI, dan Pegawai BUMN untuk tidak mudik lebaran tahun ini. 

"Jangan mengambil risiko dengan pulang kampung. Pemerintah sudah tegas melarang ASN Polri, TNI dan Pegawai BUMN untuk tidak pulang kampung," sebutnya. 

Dikatakannya, kebijakan tersebut bertujuan meminimalisasi pergerakan orang dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) yang menjadi episentrum Covid-19 di Indonesia ke daerah.

"Mudik bisa menjadi medium penularan corona. Belum lagi kebanyakan perantau berasal dari Jabodetabek. Namun pemerintah tetap meminta masyarakat untuk tidak mudik," ucapnya. 

Sementara itu, hingga hari ini sudah lebih dari 19.500 orang diperiksa melalui PCR. 

"Pemerintah sudah mengadakan lebih dari 769 ribu alat pelindung diri (APD) dan sudah didistribusikan sebanyak 698.500 APD," sebutnya. 

Namun demikian, Yurianto juga mengapresiasi langkah dan upaya dari berbagai kalangan masyarakat yang turut mendonasikan bantuan baik berupa APD maupun pendanaan.

''Yang kita banggakan lagi adalah donasi yang diberikan dari seluruh masyarakat Indonesia dan dari seluruh penjuru dunia. Sudah lebih dari Rp.195 miliar. Terima kasih amanah ini akan dijaga sebaik-baiknya,'' pungkas dr. Achmad Yurianto.