Delapan Poin Kemenpora Terkait Penundaan Olimpiade Tokyo 2020

Oleh : Kemenpora | Selasa, 07 April 2020 - 09:48 WIB

Kemenpora
Kemenpora

INDUSTRY.co.id - Olimpiade 2020 Tokyo yang semula dijadwalkan 24 Juli hingga 9 Agustus mendatang resmi ditunda karena pandemi virus corona. Berikut keterangan Kemenpora terkait penundaan Olimpiade Tokyo 2020:

1. Kemenpora menghormati sepenuhnya Pernyataan Bersama IOC dan the Tokyo 2020 Organising Committee. Seperti diketahui, Presiden IOC  Thomas Bach dan Perdana Menteri Jepang Abe Shinzo tadi pagi telah mengadakan video conference ttg kepastian Olimpiade Tokyo di tengah merebaknya wabah Covid 19. Dlm pertemuan virtual antara kedua pimpinan tersebut yang penuh keakraban, keduanya menunjukkan sikap keprihatinan atas merebaknya virus tersebut dan banyaknya korban yang jatuh.

2. Kemenpora juga mengapresiasi sikap kenegarawanan Pimpinan IOC dan Pemerimtah Jepang yang lebih mengutamakan keselamatan  seluruh atlet dan semua pihak yang akan terlibat dalam Olimpiade tersebut, sehingga event Olimpiade diusahakan dapat terlaksana paling lambat musim panas tahun depan.

3. Selain itu, Kemenpora mendukung sepenuhnya kesepakatan tersebut yang memastikan bahwa Olimpiade Tokyo yang akan berlangsung paling lambat tahun depan akan digabung dengan Paralimpik, sehingga akan bernama Olympic and Paralympic Games Tokyo 2020.

4. Khusus kepada NOC Indonesia, NPC Indonesia dan seluruh Pimpinan Cabor serta para atlet yang sudah cukup lama melakukan persiapan, Kemenpora sepenuhnya percaya bahwa mereka ini tentu sangat memahami, karena penundaan ini tidak hanya berdampak pada Indonesia, tetapi juga seluruh negara di dunia, dan apalagi kerepotannya Pemerintah Jepang.

5. Oleh karena itu, Kemenpora berharap mereka ini para atlet khususnya yang sudah dan belum lolos pra olimpiade dan pra paralimpik untuk tetap semangat dlm berlatih dengan pola yang sangat sederhana dan tidak crowded namun dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi akibat masih merebaknya virus Corona.

6. Kemenpora minta kepada pihak-pihak yang melakukan pelatnas untuk: a. Utamakan social and physical distance; b. Jaga kesehatan sesuai protokol olahraga; c. Jika terpaksa dengan long distance supervision; d. Disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

7. Kemenpora berdama NOC dan NPC akan segera mereview ulang kebutuhan anggaran yang tersedia karena pemerintah sedang memfokuskan pada penanganan pencegahan merebaknya virus Corona.

8. Komitmen Pemerintah dan NOC bagi rencana promosi Indonesia untuk bidding Olimpiade 2032 tetap tidak berubah. Itulah sebabnya Pemerintah Indonesia dan NOC dlm sikapnya terhadap rencana jadi atau ditundanya Olimpiade Tokyo 2020 berada pada posisi tidak ingin merepotkan IOC dan Pemerintah Jepang serta NOC Jepang plus Tokyo Olympic Games Organizing Committe.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

NEC Tingkatkan Motivasi Mahasiswa Baru Jadi Digital Talent

Kamis, 24 September 2020 - 09:00 WIB

NEC Tingkatkan Motivasi Mahasiswa Baru Jadi Digital Talent

Mengusung tema ‘Start Your Business With Digital Platform’, webinar ini menghadirkan pembicara Hilman Fakhriza selaku Kepala Bagian NEC yang juga merupakan Co-Founder sebuah platform 'Teman…

Wisma atlet kemayoran

Kamis, 24 September 2020 - 08:55 WIB

Tower 4 Wisma Atlet Kemayoran Sebagai Flat Isolasi Mandiri Sudah Terisi 34 Persen

Masih tersedia 1.019 tempat tidur (65,92%) - dari kapasitas total 1.546 tempat tidur untuk pasien OTG yang tak memiliki tempat

Aksi puluhan Bintara Pembina Desa (Babinsa) di RSUD Bajawa ini mendapatkan respon positif dari netizen/ foto: maumerenews.com

Kamis, 24 September 2020 - 08:27 WIB

Prajurit TNI yang Murah Hati! Anggota Kodim 1625 Ngada Flores, Kumpulkan Uang Demi Tebus Pasien yang Tidak Mampu Bayar Rumah Sakit

BAJAWA-Puluhan Bintara Pembina Desa (Babinsa) di RSUD Bajawa mengumpulkan uang secara sukarela dan spontan untuk menebus biaya rumah sakit dari seorang bayi asal Kabupaten Manggarai yang orangtuanya…

Jalan Akses Pelabuhan Patimban

Kamis, 24 September 2020 - 08:26 WIB

Sudah 98,3 Persen, Jalan Akses Pelabuhan Patimban Sepanjang 8,2 Km Akan Rampung Akhir Oktober 2020

Jalan akses ini merupakan wujud nyata dari kerja sama bilateral Indonesia-Jepang dengan skema pinjaman senilai Rp. 1.2 Triliun.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menyerahkan simbolis kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK kepada perwakilan petani, didampingi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandou, Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto, Anggota Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK Rekson Silaban, Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Manado Hendrayanto, dan Kadisnakerprov Sulawesi Utara Erni Tumundo

Kamis, 24 September 2020 - 08:15 WIB

Luar Biasa, Pemprov Sulut dan BPJAMSOSTEK Kembali Bukukan Rekor MURI

Dikenal sebagai negara agraris, Indonesia memiliki lahan pertanian yang tersebar hampir di seluruh wilayah termasuk di Provinsi Sulawesi Utara. Banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya…