Kebutuhan Meningkat, Kemenperin Pacu Produktivitas Industri APD

Oleh : Ridwan | Selasa, 31 Maret 2020 - 18:50 WIB

Alat Pelindung Diri (APD)
Alat Pelindung Diri (APD)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) fokus mendorong pengoptimalan produktivitas industri alat pelindung diri (APD) sebagai upaya penanganan pandemic Covid-19 di dalam negeri. 

Kebutuhan APD di domestik kian meningkat, terutama untuk memenuhi permintaan tenaga medis, mengingat semakin bertambahnya penderita penyakit yang disebabkan oleh virus korona baru tersebut.

"Produsen APD tengah menghitung kemampuan produksinya hingga 6-8 bulan mendatang. Perhitungan ini akan disesuaikan dengan jadwal distribusi ke setiap pengguna, seperti rumah sakit yang memang sangat memerlukan," kata Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin, Muhammad Khayam di Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Khayam menyebutkan, dalam kondisi normal atau ketika belum adanya wabah Covid-19, industri APD di dalam negeri memproduksi sebanyak 1 juta unit per bulan. 

"Namun, kondisi saat ini, kebutuhan APD jadi terus meningkat. Oleh karena itu, kami juga mendorong para pelaku industri tekstil agar ikut berperan untuk memproduksi APD," ungkapnya.

Kemenperin memberikan apresiasi kepada pelaku industri tekstil di tanah air yang turut berpartisipasi tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong kinerja industri tekstil dalam negeri di tengah tekanan kondisi ekonomi global.

"Dengan keterlibatan industri tekstil itu, sehingga kapasitas produksi APD kita bisa lebih dari 17 juta unit per bulan. Kami proyeksi, hingga bulan Mei 2020, kebutuhan APD dalam negeri sekitar 3-5 juta unit," paparnya.

Saat ini, Indonesia memiliki 28 produsen APD dengan total kapasitas produksi hingga 17,8 juta unit per bulan. Dari 28 produsen APD tersebut, lima perusahaan sedang menggenjot produksinya, sedangkan sisanya dalam persiapan dan ditargetkan dimulai awal April 2020. 

"Kami optimistis produksi APD bisa cepat diproduksi, karena kebutuhan bahan baku sudah tersedia. Pada akhir April 2020, diperkiraan 5-10 juta APD bisa didistribusikan," imbuhnya.

APD yang sedang dibutuhkan meliputi pakaian, tutup kepala, masker, handuk, sarung tangan, pelindung kaki, pelindung tangan dan kacamata pelindung wajah (goggles). 

Dalam upaya memasok kebutuhan APD ini, Kemenperin terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Suwandi Soh CEO Mekari

Kamis, 28 Mei 2020 - 13:55 WIB

Fitur Mekari Benefit Solusi Gratis Bantu Perusahaan Fasilitasi Kebutuhan Karyawan Saat WFH

Pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) yang telah berjalan selama dua bulan ini menghadirkan transisi baru bagi karyawan dan perusahaan ke new normal. Di masa ini, karyawan diharuskan beradaptasi…

Presiden Jokowi

Kamis, 28 Mei 2020 - 13:20 WIB

Kabar Gembira! Jokowi Bakal Guyur Insentif buat Petani dan Nelayan, Ini Skemanya

Presiden┬áJoko Widodo (Jokowi)┬ámembuka rapat terbatas dengan topik pembahasan insentif bagi petani dan nelayan dalam rangka menjaga ketersediaan bahan pokok di Istana Merdeka, kompleks Istana…

Donald Trump

Kamis, 28 Mei 2020 - 13:15 WIB

Donald Trump Longgarkan Lockdown dan Ekonomi Dibuka, Wall Street Terbang Tinggi

Jelang kembali dibukanya ekonomi dan pelonggaran lockdown oleh Pemerintah Amerika Serikat, kondisi Wall Street langsung meningkat tajam di pasar modal.

Dirut Pupuk Indonesia Aas Sadikin

Kamis, 28 Mei 2020 - 13:00 WIB

Produsen Pupuk Indonesia Perketat Prosedur di Area Pabrik Saat Era New Normal

Sebagai langkah melindungi para karyawan dan kelancaran penugasan penyaluran pupuk, lima produsen pupuk yang merupakan entitas bisnis dari PT Pupuk Indonesia (Persero), siap menerapkan pedoman…

MPL BULL

Kamis, 28 Mei 2020 - 12:20 WIB

Mobile Premier League Indonesia Hadirkan Tiga Game Lokal Baru

Mobile Premier League sebagai platform mobile esports berbasis ketangkasan terbesar di Asia Tenggara mengumumkan kolaborasinya bersama tiga pengembang game lokal Indonesia, yaitu Antpixel Studio,…