INDUSTRY.co.id - Jakarta - BNI Syariah menyediakan opsi pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) melalui non teller yaitu melalui BNI Mobile Banking. Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) melalui non teller ini dilakukan BNI Syariah guna mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.
Direktur Bisnis SME dan Komersial BNI Syariah, Dhias Widhiyati berharap masyarakat dapat memanfaatkan teknologi BNI Mobile Banking untuk melakukan pelunasan haji sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh Kementrian Agama. Melalui BNI Mobile Banking, masyarakat tidak perlu mengantri di teller sekaligus menghindari penyebaran virus COVID-19.
BNI Syariah telah ditunjuk menjadi salah satu bank penerima setoran (BPS) BIPIH sejak 2010 lalu. Ada sekitar 33 ribu calon jamaah haji baik haji reguler maupun haji khusus yang melakukan pelunasan di BNI Syariah pada tahun ini. Diproyeksikan, 10% dari jumlah calon jamaah melakukan pelunasan haji melalui BNI Mobile Banking.
Jika jamaah ingin melakukan pelunasan haji dengan menggunakan BNI Mobile Banking, ada beberapa tahap yang bisa dilakukan.
Pertama masuk ke menu produk jasa lain di BNI Mobile Banking, lalu pilih menu pelunasan haji regular. Kemudian pilih rekening yang akan didebet dan masukkan nomor porsi dan cek kesesuaian data dan password. Langkah terakhir adalah dengan mengunduh struk di menu bukti transfer dan mengunduh email yang terdaftar bukti lunas BIPIH. Setelah melakukan pelunasan melalui BNI Mobile Banking, nasabah dapat langsung melaporkan kepada Kemenag setempat dengan membawa bukti pelunasan.
Selain melalui BNI Mobile Banking, pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) juga bisa dilakukan melalui channel pembayaran melalui formulir online yang dapat diunduh melalui website BNI Syariah. Pelunasan BIPIH juga juga bisa dilakukan melalui teller cabang BNI Syariah terdekat.