INDUSTRY.co.id - Bawang bombai menjadi komoditas paling langka sepekan belakangan ini. Kalaupun ada,  harga bawang dipasar yang dulunya per kilogram (Kg) hanya seharga Rp.50 ribu kini melonjak hingga 4 kali lipat atau hampir senilai Rp.200 ribu per kg. 

"Naik gila-gilaan harganya, kalah harga daging sekilo," ucap Yudistira salah satu pedagang di Pasar tradisional di Bintaro, Jakarta Selatan (12/3).

"Udah mahal banget, barangnya (bawang bombai-red) susah didapat," tambahnya. 

Sementara itu, terkait menekan harga dan menjaga pasokan bawang bombai yang langka stoknya di pasar-pasar,  pihak Kementerian Perdagangan telah menerbitkan  izin impor bawang bombai. 

"Kita sudah keluarkan izin untuk impor bawang bombai karena baru masuk RIPH-nya, sehingga langsung kita proses," kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, di Jakarta kemarin Rabu (11/3).

Meski begitu, jelas Mendag mengatakan pasar tidak langsung akan dibanjiri bawang bombai. 

"Impor butuh waktu untuk prosesnya, tidak langsung keluar, tapi pada prinsipnya udah ada yang dikeluarkan," ungkap Agus.