INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kasus penyebaran virus corona di berbagai negara, tidak mempengaruhi aktivitas jasa ekspedisi paket barang dari luar ke dalam negeri maupun sebaliknya. Hal tersebut disampaikan VP of Marketing JNE Eri Palgunadi.

"Sampai saat ini corona belum ada dampak yang signifikan terhadap pelayanan jasa ekspedisi perusahaan kami dan masih banyak impor barang salah satunya dari Cina untuk dikirim ke Indonesia," kata Eri di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (10/3/2020).

Menurutnya, saat ini pemerintah memang sedang waspada dan terus berupaya melakukan pencegahan antisipasi masuknya virus mematikan ini ke Indonesia. Namun di angka layanan pengiriman barang dari luar negeri melalui jasa perusahaan tersebut belum ada penurunan.

Eri menambahkan, paket kiriman barang dari luar negeri khususnya Cina kebanyakan dipesan melalui pasar online baik yang berjualan secara perorangan maupun tergabung dalam market place.

Namun demikian, pihaknya akan tetap mengikuti regulasi atau aturan pemerintah terkait pencegahan corona ini khususnya pengiriman barang dari negara seperti Cina, karena pesawat cargo belum diizinkan melayani rute Cina-Indonesia maupun sebaliknya.

"Perusahaan ekspedisi sebenarnya sudah lama melayani jasa ekspor impor barang atau tidak hanya domestik saja, karena kami bekerja sama dengan perusahaan lainnya, terkait corona tentunya kami juga ikut mencegah dan mengantisipasi," tambahnya.

Di sisi lain, di tengah semakin ketatnya persaingan antar perusahaan jasa ekspedisi, Eri mengatakan pihaknya terus meningkatkan citra dan kepercayaan para buyer serta memberikan kemudahan dan jaminan tepat waktu kepada konsumen yang ingin menggunakan jasanya, bahkan saat ini pun perusahaan tersebut mempunyai program pengiriman air susu ibu atau makanan.