INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Adaro Energi mencatatkan laba bersih sebesar USD404,1 juta akhir tahun 2019 atau turun 3,11% dibanding laba bersih sebesar USD417,71 juta tahun 2018. Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar USD917,2 juta atau naik 1,32% dibanding akhir tahun 2018, yang tercatat sebesar USD905,9 juta.

"Dalam laporan keuangan tersebut tertera total pendapatan usaha sepanjang tahun 2019, tercatat sebesar USD3,45 miliar atau turun 4,43% dibanding periode yang sama tahun 2018, yang tercatat sebesar USD3,619 juta," demikian melansir laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (3/3/3020).

Sedangkan aset perseroan, tercatat senilai USD7,217 miliar atau naik 2,12% dibanding akhir tahun 2018 yang tercatat senilai USD7,06 miliar.

Pada sisi ekuitas, tercatat senilai USD3,983 juta atau turun 7,44% dibanding akhir tahun 2018, yang tercatat sebesar USD4,303 miliar.Adapun beban pokok pendapatan tercatat sebesar USD2,492 atau naik 3,75% di banding tahun 2018, yang tercatat sebesar USD2,409 miliar.

Sementara kewajiban perseroan, tercatat senilai USD3,233 miliar atau mengalami peningkatan 17,45% dibanding akhir Maret tahun 2018, yang tercatat senilai USD2,75 miliar.