Dubai Port Tertarik Kembangkan Pelabuhan Baru Ambon

Oleh : Hariyanto | Selasa, 25 Februari 2020 - 19:05 WIB

Pelabuhan , ilustrasi bongkar muat barang
Pelabuhan , ilustrasi bongkar muat barang

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), Farid Padang mengatakan Dubai Port tertarik melakukan kerja sama dengan pihaknya untuk mengembangkan Ambon New Port yang didesain dengan konsep Integrated Port Industri di lokasi Tulehu dan Waai Maluku Tengah.

“Konsep itu kami (Pelindo IV) bahas di Kementerian BUMN pada Jumat (21 Februari 2020) bersama Wakil Menteri II BUMN dan pihak Dubai Port. Saat itu pihak [Dubai Port] menyatakan tertarik untuk mengembangkan Pelabuhan Ambon bersama Pelindo IV,” jelas Farid melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Selasa (25/2/2020).

Menurutnya selain Pelabuhan Waai Tulehu, Dubai Port juga berminat untuk bekerjasama dengan Pelindo IV mengembangkan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon yang eksisting. Dia menyatakan bahwa semua proses kerja sama yang akan dilakukan nanti tetap akan melalui Pelindo IV.

Untuk diketahui, Pelindo IV sendiri sudah melakukan pengembangan Pelabuhan Ambon menggunakan anggaran Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp104 miliar untuk melakukan reklamasi dan CY, serta pengadaan 2 unit alat RTG dan 1 unit alat CC.

“Kami juga telah melakukan peningkatan kapasitas lapangan penumpukan sebesar 100%, yakni dari 100.000 TEUs menjadi 200.000 TEUs,” ujarnya. 

Sementara itu, pihak Dubai Port menyatakan ketertarikannya untuk ikut melakukan pengelolaan Pelabuhan Ambon melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi usai bertemu dengan pihak Dubai Port di Jakarta, Jumat (21/2/2020) lalu.

“Saya sudah ketemu dengan pihak Dubai Port. Saya menawarkan beberapa tempat, salah satunya di Ambon. Kami juga sedang melakukan studi dengan Bank Dunia, terkait pelabuhan khusus konsolidasi ikan di sana,” kata Menhub Budi Karya.

Budi Karya mengatakan, tujuan dari penawaran tersebut adalah untuk memperkuat peran pelabuhan-pelabuhan dalam negeri itu sendiri. Sekaligus mengurangi beban APBN dengan adanya transfer dana dan pengetahuan dari swasta yang berpengalaman.

Selain menawarkan Pelabuhan Ambon, Menhub juga menawarkan beberapa pelabuhan lainnya di Indonesia. Namun menurutnya, perusahaan asal Dubai, Uni Emirates Arab tersebut lebih tertarik untuk melakukan kerja sama pengelolaan Pelabuhan Ambon. “Tapi Dubai Port lebih tertarik dengan yang di Ambon,” ucapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Indonesia bersama Dubai Port sudah menjalin kerja sama serupa di Kawasan Industri Gresik, Jawa Timur. Kerja sama itu dijalin Dubai Port bersama Maspion Group untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai terminal petikemas nasional.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Pelabuhan Indonesia Maspion dan DP World Asia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada sekitar Juli 2019 lalu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

On Robot

Selasa, 07 April 2020 - 22:25 WIB

OnRobot Soft Gripper Brings Highly Flexible, Food-Grade-Certified Handling to Challenging Pick-and-Place Applications

The new OnRobot food-grade Soft Gripper is able to pick a wide array of irregular shapes and delicate items in food and beverage, cosmetics and pharmaceuticals production, as well as manufacturing…

Atal Depari Ketum PWI

Selasa, 07 April 2020 - 22:15 WIB

Lindungi Wartawan, Ketum PWI Atal Depari: Panduan Peliputan Wabah Covid-19 Berlaku Mulai Rabu 8 April 2020

Wartawan yang akan meliput wabah Covid-19 harus memiliki pengetahuan yang memadai mengenai Covid-19. Selain itu wartawan yang sedang dalam status diduga atau dalam pengawasan penyakit Covid-19…

Prajogo Pangestu

Selasa, 07 April 2020 - 21:36 WIB

Tambah Rp10 miliar, Total Gelontoran Sumbangan Covid-19 Prajogo Pangestu Capai Rp40 miliar

Prajogo Pangestu, Founder dan Chairman Barito Pacific Group kembali menyalurkan bantuan untuk penanganan pandemi COVID-19 sebesar Rp 10 Miliar. Bantuan dikirimkan ke Yayasan BUMN Hadir Untuk…

Bambang Widjojanto: Aktivis Hak Azasi (Foto Dok Berita Satu)

Selasa, 07 April 2020 - 21:00 WIB

Janji Keadilan untuk Pak Ketua MA Baru

Selamat dan sukses kepada DR. M. Syarifuddin yang sudah terpilih sebagai Ketua MA menggantikan DR M. Hatta Ali yang memasuki usia pensiun.

Dirjen Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian, Suwandi saat video confrence

Selasa, 07 April 2020 - 20:25 WIB

Pemerintah Antisipasi Harga Gabah Tidak Jatuh di Bawah HPP

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian memperkirakan panen raya akan berlangsung April dengan luas panen sekitar 1,73 juta hektar (ha). Karena itu pemerintah akan mengantisipasi jangan…